Foto: Panti Asuhan Permuti Amurang

MINSEL – bhayangkaranews24.id – Beberapa kali terlihat, anak anak yang dititipkan ke salah satu panti asuhan yang berada di Amurang tepatnya di kelurahan bitung, kecamatan Amurang kabupaten minahasa selatan, berada di luar lokasi panti tersebut.

Panti asuhan yang menampung anak anak tersebut tedapat beberapa anak berkebutuhan khusus, yang seharusnya mendapat pengawasan dari pengurus panti.

Menurut warga yang ada disekitar panti Permuti tersebut mengatakan bahwa sering mereka melihat anak anak panti sepertinya, atau diduga lepas kontrol oleh para pemgawasnya.

Beberapa hari yang lalu juga, tetlihat ada postingan dari pihak Polres Minahasa selatan yang memposting di media sosial, seorang anak yang lepas kontrol dari pe gawasan berada diluar area panti.

Bahkan menurut warga yang tak mau namanya dipublis, bahwa pernah juga ada anak dari panti yang bermain di pinggiran pantai diatas batu batu pemecah ombak yang ada di depan panti tersebut.

Memang posisi panti tersebut berada di pesisir pantai atau teluk amurang, tapi kejadian tersebut, harusnya tidak terjadi jika ada pengawasan yang baik dari pihak panti asuhan, ucap warga tersebut.

Dengan kejadian kejadian tersebut, warga mengharapkan agar pihak panti asuhan agar lebih waspada, karna orang tua dari anak anak tersebut sudah memberikan kepercayaan kepada pihak panti, bahkan pemerintah sering memberikan bantuan untuk pihak panti, agar menjaga dan memberikan pendidikan kepada anak anak, jangan sampai terjadi sesuatu terhadap anak anak, ucap seorang warga lagi.

Warga juga mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Minahasa selatan, berdama dinas terkait (Dinas Sosial) dan beberapa instansi terkait, agar lebih memperhatikan perkembangan pengurus panti asuhan yang sering lalai dalam memperhatikan keslamatan dan kondisi anak anak yang ada di panti asuhan.

Mengakhiri perbincangan dengan beberapa warga, mereka mengatakan dengan perasaan haru, dan memberi saran bagi orang tua, bahwa jika memang masih bisa menjaga dan memelihara anak, berusahalah untuk menjaga sendiri, sesibuk apapun kita, ada baiknya menjaga dan memelihara sendiri, jikapun anak kita ada kekurangan, dan memerlukan perhatian khusus, itu sudah jadi berkat untuk kita, buat apa malu? karna Tuhan punya rencana yang indah bagi kita, jangan hanya karna malu, dan ingin bebas, sehingga anak dititipkan di pantiasuhan, ucap warga tersebit penuh haru.

Robby.