MANADO, Bhayangkaranews24.id Perhelatan Mubeslub GPdI telah dibuka dengan resmi Senin, 08 September 2025 di GPdI Samratulangi Manado sebagai tempat pelaksanan acara. Acara di awali dengan laporan panitia yang dibawakan oleh Pdt. John Awuy, S.Th sebagai Ketua Panitia. Dalam laporannya menyebut bahwa kegiatan ini dihadiri oleh unsur Majelis Pusat 38 orang Majelis Pertimbangan Rohani 11 orang, 38 Majelis Daerah yaitu 113 orang juga peserta datang dari luar negeri diantaranya Jepang, USA, Malaysia, Serawak, Sabah, Timor Leste, Korea Selatan, Hongkong, Makau dan Yunani, juga dihadiri 8 wadah Komisi Pusat, Badan Hukum, Sekolah Alkitab, Sekolah Tinggi Alkitab, Seluruh Pengurus MD Sulut dan Penasehat MD dengan total keseluruhan peserta berjumlah 311. Diakhir laporan Pdt. John mengucapkan selamat datang kepada semua peserta. “Selamat datang di daerah sejuta gereja.” Kata Pdt. John mengakhiri laporannya

Sambutan disampaikan oleh Dr. Jeane Marie Tulung, M.Pd Dirjen Bimas Kristen Protestan Kemenag. Dalam sambutannya Dr. Jeane memulai dengan mengingatkan bahwa kita dipanggil utk menjadi terang di tengah-tengah kegelapan dunia. Dr. Jeane juga mengingatkan Gereja harus menjadi berkat dan menjadi teladan. “Gereja harus hadir menjadi berkat dan menjadi teladan ditengah masyarakat, gereja dipanggil utk berdampak di tengah keluarga, jemaat, masyarakat dan pemerintah.” Terangnya.
Masih menurut Dr. Jeane
gereja harus memiliki karakter seperti Kristus demikian juga
gereja harus hidup rukun.
Dr. Jeane berharap bahwa GPdI akan semakin dewasa menyikapi tantangan pelayanan.
“Mubeslub menjadi tanda GPdI mau bergerak menjadi dewasa dan harus diingat GPdI jangan hanya kuat dlm berkhotbah tetapi lemah dalam tata kelola gereja, jangan hanya berapi-api di mimbar tetapi rapuh dalam tata kelola gereja” Ucap Dr. Jeane yang langsung diaminkan seluruh peserta Mubeslub. Di akhir sambutan Dr. Jeane berpesan bahwa
Kemenag berkomitmen mendorong terwujudnya kerukunan interen gereja dan antar gereja dan berharap Mubeslub kali ini benar-benar menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk GPdI.
“Biarlah keputusan-keputusan yang disahkan menjadi rencana Allah dan
Melahirkan semangat baru bukan hanya dokumen baru. Pungkasnya.
(Jermon)



