TANGERANG – Bhayangkaranews24.id, Upaya serius Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengatasi persoalan banjir kembali ditunjukkan melalui langkah tegas penataan Sungai Cirarab. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan program tersebut segera dimulai dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin.

Kegiatan musyawarah penataan Sungai Cirarab yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Jumat (10/4/2026), menjadi momentum penting tercapainya kesepakatan bersama antara pemerintah dan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa seluruh pihak, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, telah menyepakati dilaksanakannya penataan.

 

“Alhamdulillah, seluruh pihak termasuk masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Cirarab telah sepakat. Penataan dan penertiban akan mulai dilaksanakan pada hari Minggu, 12 April 2026. Semua keputusan ini merupakan hasil musyawarah dan telah dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang ditandatangani bersama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya sebelum Ramadan, dengan mengedepankan pendekatan musyawarah demi kepentingan bersama, khususnya dalam mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya.

 

Bupati juga memastikan bahwa proses penataan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Aktivitas ibadah tetap diperbolehkan berjalan dengan penyesuaian lokasi selama pekerjaan berlangsung.

 

Lebih lanjut, penataan Sungai Cirarab akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari normalisasi aliran sungai hingga pembangunan turap (sheet pile) guna memperkuat struktur bantaran. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten.

 

“Kami mohon maaf apabila ada aktivitas warga yang terganggu selama proses pembangunan. Ini bersifat sementara, dan ke depan kita harapkan lingkungan menjadi lebih aman, tertata, dan terbebas dari banjir,” tambahnya.

 

Sementara itu, Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, menyatakan komitmen penuh dalam mengawal kebijakan tersebut serta memastikan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tetap berjalan dengan baik.

 

“Sebagai Camat Pasar Kemis, kami siap mendampingi dan mengawal pelaksanaan penataan Sungai Cirarab ini agar berjalan kondusif dan sesuai kesepakatan bersama. Kami juga terus mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar proses ini menjadi solusi bersama, bukan beban,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program ini sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas banjir.

 

“Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi ikhtiar bersama demi keselamatan dan kenyamanan warga. Dengan kebersamaan, insya Allah hasilnya akan dirasakan oleh generasi mendatang,” imbuhnya.

 

Keberhasilan penataan ini diharapkan dapat meniru capaian di kawasan Perumahan Tangerang Elok yang sebelumnya berhasil terbebas dari banjir berkat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

 

Musyawarah tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), OPD Kabupaten Tangerang, dinas terkait Provinsi Banten, DPRD, tokoh masyarakat, hingga warga bantaran Sungai Cirarab.

 

 

(AM-212)