Tangerang, — bhayangkaranews24.id, Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Kopdar pada Rabu malam, 15 April 2026, di Pondok Pesantren Nahdlatul Athfal Al-Bantani (NAB Center), Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

 

Kegiatan ini dihadiri para kiai, ustadz, sesepuh, serta santri, dan menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat arah gerakan dakwah tasawuf yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman, khususnya generasi muda (Gen Z).

 

Ketua PWNU Banten, KH Abi Hafis Gunawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa JATMAN harus mampu menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi umat. Menurutnya, pendekatan dzikir perlu terus dikembangkan agar tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga menjadi solusi atas problem psikologis dan sosial masyarakat modern.

 

“Dzikir harus dibumikan. JATMAN harus hadir memberikan dampak nyata, terutama dalam menjawab kegelisahan generasi hari ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua JATMAN Kabupaten Tangerang, KH Muhammad Endi, menekankan pentingnya menghadirkan tasawuf dalam wajah yang komunikatif dan relevan dengan kehidupan generasi muda.

 

Ia menjelaskan, salah satu program unggulan yang diusung adalah Dzikir Gen Z Friendly, yang dirancang khusus untuk pelajar SMP hingga SMA yang kerap menghadapi tekanan akademik, kecemasan, hingga overthinking, terutama menjelang ujian.

 

“Generasi muda hari ini membutuhkan ketenangan batin dan penguatan mental. Dzikir harus hadir dengan pendekatan yang bisa mereka terima, pahami, dan rasakan manfaatnya,” jelasnya.

 

Program Dzikir Gen Z Friendly menggabungkan berbagai pendekatan, mulai dari dzikir dan istighosah, motivasi spiritual, sesi berbagi (sharing session), hingga doa bersama. Program ini mengusung tagline “Tenang Hatinya, Fokus Belajarnya, Lulus dengan Berkah.”

 

Selain itu, JATMAN Kabupaten Tangerang juga mengembangkan program JATMAN Mobile, yaitu gerakan dakwah berbasis jemput bola yang menyasar sekolah, instansi, dan masyarakat umum. Program ini menghadirkan dzikir, motivasi spiritual, serta konseling keagamaan sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan mental berbasis nilai-nilai tasawuf.

 

KH Endi menambahkan, seluruh program tersebut merupakan bagian dari strategi besar JATMAN dalam membangun organisasi yang lebih terstruktur, adaptif, dan berdampak. Di antaranya melalui penguatan kelembagaan, pendataan jamaah berbasis digital, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana dakwah.

 

Melalui kegiatan ini, JATMAN Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi dzikir dan tarekat sekaligus menghadirkan tasawuf sebagai solusi nyata di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan.

 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat berjalan secara istiqamah dan membawa keberkahan bagi umat.

 

(AM-212)