Jakarta Utara, 10 Juli 2026 – Forum Kemitraan Polisi Masyarakat Cendikia RI (FKPMC RI) menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Ruang VIP Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bersama pengurus dan anggota FKPMC RI berlangsung dalam suasana terbuka, konstruktif, dan penuh semangat kolaborasi.

Audiensi dihadiri oleh unsur pemerintah, mulai dari Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala Suku Dinas terkait, Kepala Suban Kesbangpol, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, hingga perwakilan FKPMC RI yang dipimpin Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Elia bersama para akademisi, profesional, dan pakar dari berbagai bidang.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pembangunan Jakarta Utara harus menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan. Selain pembangunan fisik dan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di tingkat nasional maupun global.

Sejumlah prioritas pembangunan menjadi perhatian bersama, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, penguatan tata kelola pemerintahan, optimalisasi peran RT dan RW sebagai mitra strategis pemerintah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat.

Bidang pendidikan menjadi salah satu fokus utama melalui peningkatan kompetensi masyarakat, penguatan literasi guru, pengembangan literasi digital, serta peningkatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik sebagai motor penggerak peningkatan mutu pendidikan.

Selain itu, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian penting. Para peserta sepakat bahwa peningkatan kompetensi pelaku usaha, penguatan kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital perlu terus dikembangkan agar UMKM mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat yang tangguh dan berdaya saing.

Audiensi juga membahas pengembangan konsep Green Jakarta Utara, melalui peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, edukasi lingkungan berbasis literasi digital, serta kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kawasan yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pembangunan Jakarta Utara diarahkan pada tiga sektor utama, yakni pendidikan, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, dan kesehatan masyarakat. Seluruh program tersebut akan didukung melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk penguatan kapasitas kepala sekolah dan tenaga pendidik.

Pertemuan juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain perlunya penguatan payung hukum bagi RT dan RW agar semakin optimal dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, integrasi program pada sektor sosial, ekonomi, dan pendidikan, serta penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha.

Audiensi menghasilkan kesamaan visi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan FKPMC RI bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, produktif, berdaya saing, sadar hukum, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Atas dasar kesamaan visi tersebut, FKPMC RI menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah melalui kontribusi para akademisi, praktisi, profesional, dan tokoh masyarakat yang tergabung di dalam organisasi.

Sebagai tindak lanjut hasil audiensi, kedua belah pihak sepakat menjalin komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan. Selain itu akan disusun berbagai program kolaborasi di bidang pendidikan, literasi digital, pemberdayaan masyarakat, UMKM, kesehatan, lingkungan hidup, kepemudaan, dan kebudayaan.

Program lanjutan juga diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi masyarakat, tenaga pendidik, kepala sekolah, pelaku UMKM, serta pengurus RT dan RW. Seluruh hasil audiensi akan ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja bersama yang akan diimplementasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

Melalui sinergi yang dibangun antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan FKPMC RI, diharapkan lahir berbagai program kolaboratif yang mampu mempercepat pembangunan manusia, memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mewujudkan Jakarta Utara sebagai kawasan yang maju, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Acara diakhiri dengan pemotongan kue oleh pak Walikota dan seluruh anggota FKPMC RI dimana tanggal 8 Juli 20260 merupakan hari kelahiran atau HUT FKPMC RI yang ke-8 Bravo! Selamat ulang Tahun FKPMC RI.(RR)