TUBA BARAT  bhayangkaranews24.id.  Pelaksanaan proyek Revitalisasi Kober Bhineka Tunggal Ika di Tiyuh Indralokajaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tuba Barat) diduga bermasalah karena  tidak sesuai regulasi, Senin 24-8-2026.

Berdasarkan dari penelusuran dan cek di lokasi pembangunan, proyek Revitalisasi senilai Rp 662.745.000,00 itu dinilai tidak sesuai juknis atau menyimpang dari konsep materi perencanaan.

 

Sejumlah temuan diantaranya adalah, kedalaman pondasi kurang lebih hanya 3 – 5 cm, menggunakan besi 8 dan 10, galian pondasi tidak dilapisi pasir.

 

Kepala Kober Bhineka Tunggal Ika, Made, menerangkan bahwa, semua pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai aturan dan atas petunjuk dari Konsultan dan dari atas.

 

Menurutnya, pihak Konsultan atas nama Agung dari Pringsewu telah mengarahkan dan telah membenarkan galian pondasi kedalaman 3 – 5 cm dan ukuran  besi 8 mm dan 10  mm.

 

“Kami sudah ada arahan, perintah dan petunjuk dari Pak Konsultan. Galian lubang dan ukuran besinya 8 dan 10. Saya juga ini bawa ukuran besi. Saya tidak mau ada kesalahan,”kata Kepala Kober Bhineka Tunggal Ika, kemarin.

(Gunawan)