.

Batu bara— bhayangkaranews24 Proyek revitalisasi bangunan di SMP Negeri 2 menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, proyek rehabilitasi fasilitas sekolah yang seharusnya menggunakan material baru dan berkualitas tinggi ini justru diduga kuat memanfaatkan bahan-bahan bangunan bekas atau bongkaran lama.
Berdasarkan pantauan di lokasi proyek, sejumlah material yang terpasang pada bagian struktur penunjang dan rangka tampak tidak lazim. Beberapa kayu dan besi penyangga terlihat sudah berkarat, lapuk di beberapa bagian, serta memiliki bekas paku yang dicabut, mengindikasikan bahwa material tersebut merupakan sisa bongkaran dari bangunan sebelumnya.

“Kami sangat menyayangkan jika dugaan ini benar. Sekolah ini adalah fasilitas pendidikan untuk anak-anak kita, seharusnya kualitas bangunan diutamakan demi keselamatan, bukan malah dikerjakan asal-asalan demi mencari keuntungan sepihak,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Kamis (1/10).MD