JAKARTA —
bhayangkaranews24.id
Kamis 15/10/2026
FROM Mahasiswa Madura kembali aksi jilid III di gedung KPK dan kantor pusat BeaCukai Rabu 14/10/2026.
Aksi yang di lakukan oleh from mahasiswa Madura Jabodetabek menyoroti dugaan produksi rokok ilegal dan permainan pita cukai yang dalam hal ini yang di soroti adalah CV Cahaya Pro milik H. Fathur Rosi

“Aksi lanjutan ini adalah merupakan respon kami dari mahasiswa Madura Jabodetabek dalam menyoroti pemilik rokok ilegal yaitu Cahaya Pro.” Ucap Imam bukhari Aziz selaku korlap aksi
Dalam aksinya juga mereka mendesak KPK dan BeaCukai Pusat untuk memeriksa dan menangkap kepala BeaCukai Madura serta melakukan pemeriksaan terhadap pemilik rokok Cahaya Pro yaitu H. Fathur Rosi yang sampai detik ini masih berdiri tegak tanpa takut terhadap hukum yang berlaku di Indonesia
“Kami meminta komisi pemberantasan korupsi untuk segera menangkap dan memeriksa kepala BeaCukai Madura yaitu novian dermawan karena kami duga telah menerima suap, gratifikasi dan pembiaran terhadap pemilik beberapa Rokok Ilegal salah satunya adalah produk Rokok Cahaya Pro.”sebut Imam dalam orasinya
Lebih lanjut mereka mendesak BeaCukai pusat untuk bisa turun ke wilayah Madura terkhusus Pamekasan karena di daerah tersebut tempat produksi rokok ilegal yang di anggap merugikan pendapatan negara hingga milyaran rupiah.
“Kami mendesak kepala BeaCukai pusat untuk turun langsung ke madura di wilayah Pamekasan karena disanalah tempat beberapa rokok ilegal di produksi, salah satunya adalah rokok cahaya Pro yang kami duga merugikan pendapatan negara sampai milyaran rupiah karena tidak membayar wajib pajak artinya produk rokok cahaya Pro telah melanggar hukum yang berlaku di Indonesia”. Sebut orator
“Kami akan terus mengawal dan aksi terus menerus sampai kasus ini benar-benar pihak BeaCukai pusat dan KPK melakukan pemeriksaan dan penangkapan terhadap kepala BeaCukai Madura dan pemilik Produk Rokok Cahaya Pro.”pungkasnya
joSSer
( KAPERWIL DKI )



