MUARA ENIM – bhayangkaraNews24.id – Pendidikan bukan hanya tentang mengejar nilai di ruang kelas, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Semangat inilah yang dibawa Polres Muara Enim melalui program Polisi Peduli Pendidikan saat menyambangi SMA Bukit Asam, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Selasa (20/10/26)
Kehadiran jajaran Kepolisian bersama Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, disambut antusias oleh Pengawas Yayasan PTBA, Kepala SMA BA, para dewan guru dan pelajar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, serta sadar hukum.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., bersama Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Deddy Arianto Sutopo, didampingi
Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM. Situmorang, Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla, STRK, S.I.K., M.Si., serta personel Satuan Lalu Lintas Polres Muara Enim.
Kasi Humas Polres Muara Enim Kompol RTM. Situmorang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat keluarga besar SMA Bukit Asam. Menurutnya, antusiasme para pelajar menjadi gambaran positif bahwa kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah dapat menjadi ruang komunikasi yang membangun kedekatan, memberikan edukasi, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya disiplin dan tanggung jawab.
“Antusiasme para pelajar SMA Bukit Asam sungguh luar biasa. Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim bersama jajaran Polres Muara Enim diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, berprestasi, menjaga perilaku, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan,” ungkapnya.
Suasana semakin bermakna ketika Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Deddy Arianto Sutopo menyampaikan sambutan pembukaan yang membangkitkan semangat para pelajar. Sebagai alumni SMA Bukit Asam, kehadirannya menjadi pengingat bahwa sekolah merupakan salah satu tempat penting untuk membangun fondasi masa depan, mengembangkan potensi diri, dan menumbuhkan keberanian untuk meraih cita-cita.
Pesan penting juga disampaikan Wakapolres Muara Enim Kompol Toni Arman, S.H., yang mengajak para pelajar menjadikan disiplin sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, disiplin bukan sekadar mematuhi tata tertib sekolah, melainkan kemampuan mengatur waktu, menaati aturan, menyelesaikan tanggung jawab, dan berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang dapat merugikan masa depan.
Ia juga mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti perundungan atau bullying, tawuran, perkelahian, balapan liar, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan melanggar hukum lainnya. Perilaku tersebut bukanlah tanda keberanian, melainkan dapat merugikan diri sendiri, menyakiti orang lain, dan menghambat tercapainya cita-cita.
Selain itu, para pelajar diajak untuk bijak menggunakan media sosial. Kemudahan berbagi informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah konten, memeriksa kebenaran berita, menjaga privasi, dan menghormati orang lain di ruang digital. Para siswa diingatkan agar tidak ikut menyebarkan hoaks, melakukan perundungan daring, mengunggah konten yang merugikan orang lain, ataupun terjebak dalam judi online dan penipuan digital.
Wakapolres juga menekankan pentingnya menghormati orang tua dan guru. Orang tua merupakan sosok yang mendampingi dan berjuang bagi masa depan anak, sedangkan guru berperan membimbing siswa dalam memperoleh ilmu dan membentuk karakter. Menghormati keduanya dapat diwujudkan melalui tutur kata yang santun, sikap yang baik, kesungguhan belajar, serta kesediaan menerima nasihat dan bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla, STRK, S.I.K., M.Si., memberikan edukasi mengenai kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari dan pentingnya menjaga keselamatan diri. Para pelajar diingatkan agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal, mampu mengenali situasi yang berpotensi membahayakan, menjaga informasi pribadi, serta berani meminta pertolongan kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang ketika menghadapi keadaan yang mencurigakan.
Dalam bidang keselamatan berlalu lintas, ia mengajak para siswa untuk menjauhi balapan liar dan tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan raya. Keselamatan harus menjadi prioritas dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, serta tidak berkendara secara ugal-ugalan. Para pelajar juga didorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan pertemanan.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, SMA Bukit Asam juga menerima Duta Lalu Lintas Tahun 2026 yang diserahkan secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Wakapolres Muara Enim, Kasi Humas Polres Muara Enim, dan Kasat Lantas Polres Muara Enim. Kehadiran Duta Lalu Lintas diharapkan dapat mendukung penyebaran pesan keselamatan dan mendorong tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Muara Enim menegaskan pentingnya membangun hubungan positif dengan lingkungan sekolah. Pendidikan karakter, kesadaran hukum, kebijaksanaan bermedia sosial, dan kepatuhan berlalu lintas merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Sebab, pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Dengan disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjauhi perilaku negatif, serta mengutamakan keselamatan, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, berintegritas, dan membanggakan keluarga, sekolah, serta bangsa.



