Silaturahmi PWNU Banten ke PBNU, Laporkan Capaian Program dan Perkuat Sinergi Pengembangan Pesantren
JAKARTA, 5 NOVEMBER 2026 — MataElang24.com, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis (5/11/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), didampingi Sekretaris Jenderal PBNU, H. Gudfan Arif, S.IP.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menyampaikan perkembangan capaian program kerja PWNU Banten, terutama dalam membangun kemandirian ekonomi warga Nahdliyin melalui pengembangan sektor usaha, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH. Hafiz Gunawan, S.Pd.I., bersama rombongan secara langsung mengundang Ketua Umum PBNU untuk menghadiri agenda Silaturahmi Bisnis Pesantren Banten yang akan diselenggarakan pada 15 November 2026, bertempat di Pondok Pesantren A’s Shofa, Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Agenda tersebut dirancang sebagai ruang silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antara pesantren, pengusaha, serta para pemangku kepentingan untuk menggali dan mengembangkan potensi ekonomi pesantren di Provinsi Banten.
Ketum PBNU Berikan Apresiasi terhadap Program PWNU Banten
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menyambut baik pemaparan program dan langkah-langkah strategis yang dilakukan PWNU Banten.
Ketua Umum PBNU memberikan apresiasi positif terhadap berbagai ikhtiar PWNU Banten yang tidak hanya berorientasi pada penguatan kelembagaan dan kegiatan keagamaan, tetapi juga mulai mengembangkan program-program konkret di bidang ekonomi, pendidikan, serta kesehatan.
Berbagai inisiatif tersebut dinilai sebagai langkah konstruktif dalam mendorong organisasi agar semakin mandiri dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan moral bagi jajaran PWNU Banten untuk terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan program, memperkuat kolaborasi, serta memastikan setiap ikhtiar organisasi dapat memberikan hasil nyata bagi warga Nahdliyin.
Penguatan ekonomi pesantren juga menjadi perhatian penting, mengingat pesantren memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Lima Program Strategis PWNU Banten
Dalam laporan kepada PBNU, PWNU Banten memaparkan sejumlah program yang telah berjalan maupun yang tengah dipersiapkan untuk pengembangan ke depan.
Adapun program strategis tersebut meliputi:
1. Usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Cibaduy
Pengembangan usaha AMDK menjadi salah satu langkah PWNU Banten dalam membangun unit usaha produktif yang berpotensi menjadi sumber kekuatan ekonomi organisasi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
2. Pengembangan Dapur MBG
PWNU Banten turut mengembangkan program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya mengambil peran dalam sektor pelayanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi.
3. Usaha Pengemasan Minyak Sayur
Pengembangan usaha pengemasan minyak sayur menjadi salah satu upaya membangun kegiatan ekonomi berbasis kebutuhan masyarakat dengan peluang distribusi dan pemasaran yang lebih luas.
4. Pembangunan Politeknik NU Banten
Di bidang pendidikan, PWNU Banten mempersiapkan pembangunan Politeknik NU Banten sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi vokasi, meningkatkan kompetensi generasi muda, serta menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
5. Persiapan Klinik Pratama Husada Berkah Banten
Sementara di bidang kesehatan, persiapan Klinik Pratama Husada Berkah Banten menjadi bagian dari komitmen PWNU Banten dalam memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin.
Kelima program tersebut mencerminkan arah pengembangan organisasi yang berupaya mengintegrasikan kekuatan keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial dalam satu gerakan pemberdayaan masyarakat.
KH. Hafiz Gunawan: NU Harus Hadir dengan Program yang Bermanfaat
Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH. Hafiz Gunawan, S.Pd.I., dalam kesempatan tersebut didampingi sejumlah jajaran pengurus dan tokoh PWNU Banten.
Rombongan terdiri atas KH. Nurrohman selaku Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, Khoirul Huda selaku Wakil Sekretaris PWNU Banten, Dr. KH. Yury selaku Ketua RMI Banten, H. Dani Samiun selaku Ketua LPNU Banten, serta H. Bagroji, H. Muhidin, Kartoni, dan Mohan.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari komitmen kepemimpinan PWNU Banten untuk terus membangun komunikasi dengan PBNU, menyampaikan perkembangan program wilayah, serta menyelaraskan langkah organisasi dengan arah kebijakan Nahdlatul Ulama secara nasional.
Bagi PWNU Banten, penguatan organisasi tidak cukup hanya diukur dari aktivitas struktural dan rutinitas kegiatan keagamaan. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menghadirkan program yang produktif, membangun kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat.
Membangun NU yang Mandiri dan Berdampak
Silaturahmi PWNU Banten ke PBNU ini memiliki arti strategis dalam memperkuat hubungan organisatoris sekaligus membuka ruang sinergi yang lebih luas antara kepengurusan pusat dan wilayah.
Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, Nahdlatul Ulama membutuhkan gerakan pemberdayaan yang terencana, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Pesantren bukan hanya pusat pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter, tetapi juga memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, pengembangan bisnis pesantren, unit usaha organisasi, pendidikan vokasi, dan pelayanan kesehatan merupakan langkah yang patut terus didorong.
Melalui berbagai program tersebut, PWNU Banten berikhtiar menjadikan Nahdlatul Ulama semakin kuat secara kelembagaan, mandiri secara ekonomi, maju dalam pendidikan, dan semakin luas manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.
Pertemuan dengan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PBNU diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian jajaran PWNU Banten untuk terus berkhidmah, membangun kolaborasi, serta menghadirkan kemajuan bagi jam’iyah dan jamaah.
Sebab, NU yang besar bukan hanya NU yang kuat dalam tradisi dan perjuangan, tetapi juga NU yang mampu membangun kemandirian, memberdayakan umat, dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan bangsa.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَالِنَا وَاجْعَلْهَا خَالِصَةً لِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
(AM-212)



