Tulang Bawang Barat, bhayangkaranews24.id-Semboyan Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) berasal dari rakyat dan ada untuk rakyat supaya menjadi selogan harga mati anggota Koramil 412-01 TBT pos koramil Way kenanga, hal itu dibuktikan dengan sambang dan silaturahmi yang dilakukan oleh salah satu anggota Babinsa pos koramil way kena Serda Azhar, yang terpantau wartawan media ini sedang melakukan solat Jum’at bersama masyarakat Indraloka Jaya Rt 016,suku 04 kecamatan Way Kenanga Tulang Bawang Barat Lampung pada Jum’at ( 4/8/2023 ) sekira pukul. 12,20 WIB.

Saat itu Serda Azhar terlihat dengan hikmat mendengarkan khotbah Jum’at yang disampaikan oleh salah satu Ust pengurus di masjid yang baru dalam renovasi,di RT 016 suku 04 , desa Indraloka Jaya dalam khotbah Jum’at itu Ust Sobirin menyampaikan betapa pentingnya menghargai arti kemerdekan dengan selalu bermunajad kepada Alloh agar bangsa ini terhindar dari segala balak dan bencana,

” Kita mesti bersyukur sudah di lahirkan dan ber tempat tinggal di tanah yang selalu menjujung asas ketuhanan yang maha esa,hinga kita tidak terhalang untuk melakukan ibadah maka sudah sewajarnya kita mengisi kemerdekan republik ini dengan niat yang lurus untuk taat kepada alloh SWT dengan meninggalkan segala larangannya dan melaksanakan segala perintahnya yang pada penghujungnya apa bila semua itu terlaksana dengan benar maka alloh akan memberkahi dan menjauhkan negeri ini dari balak dan bencana,” tegas Ust Sobirin.

Setelah usai solat jum’at tak luput dari pantauan wartawan, Serda Azhar anggota Babinsa Koramil 412- 01 TBT pos Koramil Way kenanga melakukan bincang – bincang bersama Ust Sobirin dan beberapa masyarakat yang melakukan solat Jum’at pada saat itu.

” Saya sangat terharu mendengar khotbah jum’at yang disampaikan Ust Sobirin bahwa beliau sangat menekankan betapa penting menjaga kemerdekaan ini dengan selalu bermunajad kepada alloh agar Negara tercinta ini terhindar dari balak dan bencana karena tidak ada cara lain kita bermunajad terkecuali melakukan perintah Alloh SWT dengan benar dan istikomah karena mekah munawaroh saja negeri yang tandus seolah tak akan ada kehidupan bisa mejadi negeri makmur sentosa karena di sana ada manusia manusia yang melaksanakan perintah alloh dengan benar dan istikomah serta menjauhi segala larangannya,” pungkas Serda Azhar,”

 

( Junaedi, S.H  )

“