Kab tasikmalaya [ bhayangkara news 24 id]>-Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Silahturahmi Koordinasi dan Baksos, di Gedung Olahraga, Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (18/8/2023).

Kegiatan Silahturahmi Koordinasi dan Baksos tersebut, dihadiri Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tasikmalaya, Danramil 1206/Pagerageung, Sekmat Sukaresik, Kapolsek Sukaresik diwakili Kasium, Kepala Desa Sukaratu, dan Ketua BPD beserta Anggota se-Kabupaten Tasikmalaya.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohammad Zen, mengatakan PABPDSI Kabupaten Tasikmalaya melakukan silahturahmi koordinasi dan Baksos ini, sebuah hal yang sangat positif, dengan adanya pertemuan bisa menyatukan sebuah pemahaman.

“Artinya persoalan-persoalan sosial di masyarakat ini harus kita pecahkan bersama melalui terus organisasi,” tegasnya.

Menurut Sekda, jika sebuah persoalan dalam penyelesaian dilakukan oleh individu tidak akan menjadi sesuatu yang lebih.

“Saya menyampaikan apresiasi ke PABPDSI bahkan ketua umumnya juga hadir, ini sebuah motivasi untuk terus kita lakukan pembinaan-pembinaan melalui silaturahmi,” ujar sekda

Lebih lanjut, Sekda berharap, kedepannya pada saat melakukan sebuah hal yang bersifat operasional harus dengan langkah-langkah yang terukur. Ia juga mencontohkan persoalan di desa.

“Umpanya kita mengukur stunting. Bila bapak-bapak memiliki cukup ilmu untuk mengatasi hal tersebut, sebelum bertindak maka akan melakukan diskusi agar menghasilkan solusi terbaik. Namun jika sebaliknya, mungkin yang dilakukannya dengan cara ikut-ikutan,” katanya.

Terkait kesejahteraan BPD pihaknya terus berupaya hinga hari ini, namun secara angka belum bisa memaksimalkan anggaran tersebut.

“Untuk anggaran upaya kita masih memgunakan angka dahulu belum bisa ada penambahan. Mengingat dengan jumlah RT lebih dari dua belas ribu,” tuturnya.

Selanjutnya, Sekda menempatkan untuk kantor sekretariat PABPDSI Kabupaten Tasikmalaya, di Pamoyanan. Ia memilih berdekatan dengan Plut nantinya untuk pengembangan ekonomi. Namun hingga saat ini tempat tersebut tidak digunakan.

“Di plut itu ada lima konsultan untuk pengembangan ekonomi, kenapa tidak memanfaatkan itu banyak manfaatnya, banyak ilmu sekarang ini, komunikasi tidak harus ketemu bisa lewat sambungan WhatsApp bisa dengan Zoom banyak hal yang bisa dilakukan,” ungkapnya.

Sekda menegaskan, untuk tugas dan fungsi BPD sesuai dengan Undang-undang, pihaknya mengikuti yang menjadi harapan dan keinginan BPD adanya peningkatan operasional.

“Kami sangat mendukung tentunya untuk sebuah kemaslahatan untuk penguatan itu sangat mendukung,” tandasnya.

Di tempat sama, Ketua PABPDSI Kabupaten Tasikmalaya,
Hilmansyah M Husnaeni, menerangkan rapat koordinasi merupakan kegiatan rutin, yang dibingkai dalam bentuk pertemuan silaturahmi agar terlihat kekeluargaan lebih dekat dan tidak ada batasan.

“Jadi tadi disampaikan Sekda bingkai silaturahmi adalah bentuk yang paling baik dalam berkomunikasi dan yakin membawa manfaat, karena urusannya ini dengan langit,” kata Hilmansyah.

Tetapi kegiatan, menurutnya kegiatan ini sering dilakukannya untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan semua anggota BPD di Kabupaten Tasikmalaya semuanya berjumlah ada 2.600 orang.

“Karena yang saya prediksi itu,yang hadir sekitar 200-250 orang dari masing masing perwakilan yang mewakili semua desa dan kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Sebetulnya program PABPDSI,
kata Hilmansyah, sederhana ada ke dalam Internal dan eksternal. Program ke dalam ini, meningkatkan kapasitas anggota BPD supaya lebih siap lagi mengabdi, membangun desanya masing masing.Karena kita ketahui bahwa BPD ini keterbatasan kartu undangannya kecil, dan perhatian pemerintah kurang dari yang sudah sudah juga.

“Kami mencoba memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah dan memfasilitasi keberadaan BPD yang sebenarnya kepada pemerintah,sehingga setelah dikomunikasikan memang ada niat baik dari pemerintah untuk meningkatkan kapasitas BPD supaya besok bisa lebih meningkat lagi skilnya, dan kemampuannya
melaksanakan agenda agenda di desa masing masing.

Kedua eksternal kita ini sebagai organisasi PABPDSI,yang dinaungi oleh lembaga pemerintah tetapi PABPDSI adalah organisasi masyarakat bagaimana selayaknya organisasi masyarakat,untuk mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat langsung dengan memberikan baksos ini yang tadi kita lakukan.

“Fasilitas ini bantuan dari Pak Ridwan Kamil tapi kami mencoba untuk memberikan kontribusi sosial terhadap masyarakat mungkin yang tadi kita lakukan itu tidak seberapa. Tepi Insya Allah ini tidak sekali ini, besok kita laksanakan di 39 kecamatan sesuai dengan agenda,” punkasnys

Hb