Aceh timur.Bhayangkaranews24.id.
pasalnya 430 gaji dokter dan Bidan PTT pada tahun 2017 diduga belum dibayar sebanyak 14 bulan sampai dengan sekarsng, malah yang di bayar hanya gaji PNS 100% ditahun 2018 saja. sementara gaji dokter dan Bidan PTT ditahun 2017 hilang begitu saja tanpa ada kabar beritanya bagaikan ditelan Ana Conda dan uniknya lagi di kabupaten lain di Propinsi yang sama dan nota bennya masih di dalam wilayah aceh, semuanya sudah dibayar hanya saja di aceh timur yang samapai sekarang belum juga dibayar dan ini menjadi pertnyaan besar di tengah-tengah kalangan para dokter dan Bidan PTT di tahun 2017 yang lalu dan ada apa dengan kabupaten satu ini (aceh timur)” sehingga berita ini di turunkan oleh media Bhayangkaranews24.id (03/10/2023)sampai dengan sekarang belum juga ada titik kordinatnya untuk dibayar.
Tentulah hal ini tidak sesuai dari wancana program pemerintah indonesia di dalam membayar hak gaji dokter dan bidan PTT tersebut. Adapun lahirnya program dokter dan Bidan PTT di desa-desa tersrbut dikarenakan untuk mengentaskan gizi buruk dan mengurangi angka kematian terhadap ibu dan anak ditengah -tengah masyarakat indonesia namun hal itu tidak seindah yang dirasakan oleh dokter dan Bidan PTT yang berada di desa Aceh timur pada tahun 2017 yang lalu, dimana belum juga menerima gaji dokter dan Bidan PTT tersebut sampai dengan sekarang ini( 03/10 /2023)terkadang mereka acap kali harus berjuang dengan jarak dan waktu yang lumayan jauh dari tempat kediaman mereka tinggal serta terkadang harus menghadapi badai hujan dan tanah yang lumayan rawan licin dengan penuh kehati-hatian didalam berjalan menempuj tujuan dan terkadang mereka sering menemui segrombolan babi-babi hutan yang tengah mencari makan ditengah-tengah malam di dalam perjalanan berjuangan untuk membantu persalinan kepada ibu yang mau melahirkan. namun dengan hati yang penuh dēngan tanggung jawab demi menjalankan tugasnya semua itu tidak dihiraukannya. Tentulah hal ini tidak muda bagi orang yang belum menjiwainya dengan penuh keiklasan. namun ironisnya pengabdian mereka terkesan seakan-akan di pandang sebelah mata oleh Oknum yang ada dipemerintah dan ini terbukti dengan tidak adanya etikat baik untuk membayar gaji tersebut dsn ini sudah berulang kali diberitakan baik secara media cetak maupun online.
Perlu diketahui bersama, tunjangan dokter dan Bidan PTT aceh timur berkisar dari Rp.3.000.000 – Rp.4.000.000 (tiga juta rupuah s/d empat juta rupiah) bahkan bisa lebih apa bila dokter dan Bidan PTT ditempatkan didesa sangat terpencil.
Jumlah dokter dan Bidan PTT lebih kurang 430 orang dan selama 14 bulan yang belum terbayarkan. bukanlah hal itu semata-mata hanya demi uang, namun yang perlu di garis bawahi disini adalah Upah dan jasa yang ùda diatur kewenanganya oleh negara dan wajib untuk mereka dapati nyatanya sampai sekarang hanya tinggal nama saja. Bukan hanya semata-mata yang diharapkan materi, tentulah hal itu tidak sepadan denga resiko yang mereka hadapi selama ini.
Disisilain saudara Zulfadli.S.sos.i.MM.selaku penggiat sosial masyarakat yang bergerak didalam mencerdaskan anak bangsa. ikut mengngomentari hal ini, “tolonglah kepada pemerintah baik itu pusat maupun daerah, jangan sekali-kali suka mempermainkan hak orang kecil apa lagi orang yang punya jasa besar untuk program di negara kita. coba kita kilas balik, seandainya itu terjadi kepada keluaga saudara atau tunjangan bapak dan ibu tidak dibayar selama 14 bulan didalam berkerja sebagai pejabat. Apa bapak dan ibu mau iklas untuk jadi tokoh pejabat, tentu jawaban yang tau itu kita sendiri. ” Sekali lagi tolonglah dipertimbangkan dengan akal sehat bapak dan ibu. ujarnya (03/10/2023)zulfadli



