Langsa.Bhayangkaranews24.id tentu hal ini bukan hanya sekedar basa basi doank dan hal itu langsung didengar oleh awak media Bhyangkaranews24.id dimana mereka selalu dizolimi baik dari segi gaji tunjangan kinerja (Tukin -red) yang belum tuntas dinayar malah tunjangan 50% pun belum dibayar sampai sekarang sementara peraturan dari mentri keuangan itu wajib dibayarkan namun sampai sekarang belum juga di bayarkan. sungguh ironis ASN yang berkerja di Pemerintah kabupaten Aceh timur. palnya mereka diwajibkan harus masuk kantor sementara vasilitas mobil dinas atau mobil bus tidak pernah mereka dapatkan lagi karena bus tersebut sangat kurang makanya sebahgian ASN tersebut terpaksa harus naik angkutan Umum yang tidak sedikit harganya. perlu diketahui publik hal ini. ASN pemkab aceh timur hampir sebahgian berdomisili di pemerintah kota langsa karena dulunya Pemkab aceh timur salah satu bahgian pemekaran dari kota Langsa pada tahun 2000 lalu. sekarang Pemerinta kabupaten aceh timur perdomisili di kota Idi salah satu wilayah aceh. kini ASN setiap hari berkerja harus membayar jasa angkutan umum pulang pergi Rp 30.000,00 (tiga puluh ribu rupiah)dan itu lain dengan biaya makan siang karena jarak tempuh rumah mereka ke kantor memakan waktu satu jam setengah lamanya didalam perjalanan angkutan umum dan sementara lagi gaji mereka sudah mengambil kerudit bank untuk keperluan kemajuan mereka sendiri tetapi tentulah uang gaji tersebut sudah tidak utuh lagi. namun yang sangat disesali oleh salah satu ASN yang tidak mau disebutkan namanya, mereka sangat kecewa kepada pihak pemkab aceh timur yang selalu diperlama keluar uang tunjangan kinerja mereka semestinya tunjangan gaji lainnya harus segera dibayarkan karena ini mengingat peraturan mentri untuk kesejahterahan ASN tersebut tetapi nyatanya tidak begitu, malah gaji terkadang dipotong dengan alasan disiplin kerja.

 

Disisi lainnya tokoh Lembaga swadaya Masyarakat Zulfadli.S.sos.i.MM selaku skertaris, mencermati jeritan ASN di Pemkab Aceh timur. beliau mengatakan, “Seharusnya pemerintah Aceh timur berterimakasih kepada seluruh ASN di aceh timur, karena merekalah perkembangan pemerintah kabupaten aceh timur itu berkembang. gimana tidak, erapa banyak kemungkinan gaji ASN,Tunjangan kerja lainnya serta zakat yang dikumpulkan oleh ASN ke badan zakat daerah (BAITULMAL) yang mungkin uang tersebut bisa jadi ada di depositkan untuk pemutaran perekonomian pemkab aceh timur sendiri atau kata lainnya pinjam uang ASN untuk diputar-diputar buat mencari keuntungan buat PAD daerah pemerintah aceh timur sendiri dan tidak menutup kemungkinan hal itu untuk bayar gaji anak honorer yang notabennya atas kepentingan partai dan tidak menutup kemungkinan zakat yang disalurkan dari ASN untuk membantu Masyarakat yang ada di kabupaten aceh timur. kemudain menambahkan kembali. “Seharusnya Pemkab aceh timur bersama warga aceh timur berterimakasi sebesar-besarnya kepada ASN yang mau menyumbang hartanya untuk kemajuan pemerintah kabupaten Aceh timur, bukannya ASN di intimidasi dengan peraturan atau kebijakan dari daerah itu sendiri dan seharusnya Pemkab aceh timur harus menjunjung tinggi rasa perikemanusian yang adil dan beradab dan bahkan mereka dijadikan Sapi Perahan untuk tuannya, ujarnya dengan tegas dan sedikit kesal serta mengucapkan istifar(13/10/2023) baja hitam