Kab. Tegal, Bhayangkaranews24.id – Hasil pelaksanakan proyek pengecoran beton jalan desa Dukuhmalang kecamatan Talang baru selesai satu hari pengerjaan namun sudah mengalami retak (pecah) pada bagian samping dan atas cor.

Informasi tersebut disampaiakan Imam Tarono (Roni) oleh ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) desa Kramat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang telah berkoordinasi sebelumnya dengan Ketua KSM Talang LSM GMBI. Selasa (17/10/2023) Siang.
Menurut Roni, jika pelaksanaan proyek pengecoran beton jalan desa Dukuhmalang tersebut menyalahi tekhnis. Sehingga hasilnya mengalami keretakan.
“Dari pantauan saya, dalam pelaksanaan pengecoran tersebut tidak ada lantai dasar (B nol) dan seharusnya setelah selesai pengerjaan harus ditutup kain dan disiram air.”, ungkap Roni.
Kepala Desa (Kades) Dukuhmalang saat di klarifikasi oleh salah seorang wartawan melalui pesan singkat Whatapps pada hari Jumat (13/10/2023) sore untuk menanyakan terkait pelaksanaan proyek pengecoran jalan desa tersebut, hingga saat ini tidak menanggapi. (Iman-300)



