Langsa. Bhayangkaranews24.id Dana Aspirasi di Ibaratkan Seperti Permainan Bola Kaki Yang Harus Kompak Yang di Mainkan Oleh Oknum-Oknum timsukses dan di duga di Perintahkan Oleh Oknum Anggota Dewan. salah satu untuk mensukseskan Program tersebut yang diarahkan melalui daerah-daerah diseluruh indonesia untuk bertujuan mensejahterahkan rakyat indonesia tetapi kenyataannya hal ini sangat bertolak belakang dengan maksud itu.

Awak media menemukan(18/10/2023) sebuah kejanggalan yang dimana bantuan bedah rumah di kota langsa -Aceh yang melalui Dana Aspirasi Partai Golkar terkesan di mark up angka nominal bantuan tersebut dan dipaksa oleh oknum timsukses dari partai Golkar kepada masyarakat penerima bantuan bedah rumah teŕsèbut tidak sesuai dari kualitas barang dan jumlah serta harga yang diberikan dan informasi ini di berikan langsung oleh salaseorang masyarakat kota langsa yang menerima bantuan tersebut dan dirinya tidak mau di publikasihkan karena mengingat ada tekanan dan ancaman.

Masyarakat penerima bantuan tersebut mengatakan kepada awak media ini. “Perlu bapak ketahui yang diberikan melalui Program bedah rumah dari dana Aspirasi DPR RI Partai Golkar ini ke kami terkesan serba kurang bahkan ada kualitas barangnya kurang bermutu, seperti Kayu yang sembarang dan penuh bengkok-bengkok, batu bata yang terkesan ŕapuh ditambah lagi bantuan kerikil dan pasir yang hanya dapat seperempat dam truk saja dan besi 9mili hanya 12 batang, semen merah putih 30 sak serta seng hanya satu kodi setengah saja tentulah itu kurang untuk kami sementara bantuan yang harus kami terima bersama ongkos tukang di tentukan dan di paksa tanda tangan apa bila tidak mau barang tersebut di alihkan ke pada penerima yang lain. sambungnya setahu saya yang saya dengar dari isu beberapa orang itu bantuan kalau gak salah saya sekitar lebih kurang sama dengan ongkos kerja tukang 20 juta namun kami perkirakan tidak sampai pak segitu. tutur beliau kepada awak media ini. sehingga berita ini diturunkan.(zul)