Camat Natal MULIA GADING. SE melakukan pemotongan nasi Tumpeng pada acara HUT PGRI si lapangan Merdeka Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal
Mandailing Natal. [Bhayangkaranews24.id] -Guru adalah ujung tombak dalam mencerdaskan Bangsa, jasa seorang guru tidak akan pernah dapat kita lupakan, bermacam cerita suka duka nya menjadi seorang guru namun semua itu menjadikan bahagian dari tanggung jawab dan suatu kepuasan tersendiri bagi seorang guru dalam menjalankan tugas pengabdiannya untuk mencerdaskan anak didik nya, “Guru Engkaulah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”..

Forkopincam Natal foto bersama dengan Korwil XVI Natal dan Kepala Sekolah.
Pelaksanaan Peringatan hari Guru Nasional ke 78 oleh Korwil XVI Kecamatan Natal 25/11/2023 di lapangan merdeka kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal terlaksana sukses dan penuh dengan hikmat.
Pada kesempatan ini Pidato Menteri Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi pada peringatan hari Guru Nasional tahun 2023 dibacakan oleh Camat Natal MJLIA GADING.SE
“Ibu dan Bapak guru di seluruh Indonesia yang senantiasa saya banggakan, tahun ini mungkin menjadi tahun terakhir saya merayakan Hari Guru Nasional sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hal ini membuat saya merasa sedih, karena saya pasti akan rindu bertemu dengan Ibu dan Bapak semua. Tapi di balik itu, tersimpan rasa yakin dan optimis yang sangat kuat dalam benak saya.

Upacara HUT PGRI Nasional ke 78 di lapangan Merdeka Kecamatan Natal 25/11/2023.
Saya yakin bahwa Ibu dan Bapak guru sebagai nahkoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal Merdeka Belajar. Saya optimis bahwa semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan Merdeka Belajar. Keyakinan ini tumbuh dan hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam empat tahun terakhir.
Pada tahun pertama Merdeka Belajar, kita menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Kita menerapkan Asesmen Nasional agar kita semua berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.
Lalu di tahun berikutnya, kita meluncurkan Kurikulum Merdeka. Jika Asesmen Nasional mengukur tujuan perubahan, Kurikulum Merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan itu. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi, dan penekanan pada pemahaman yang mendalam, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid.
Ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru juga kini semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar. Jutaan guru di seluruh Indonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
Selanjutnya, terobosan besar kita hadirkan dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi baru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.
Terakhir, yang juga sangat membahagiakan adalah kita sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juga ASN PPPK guru memenuhi kebutuhan guru, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik.
Ibu dan Bapak guru yang saya hormati,
Semua ini membuat saya percaya bahwa Hari Guru Nasional tahun ini bukanlah salam perpisahan. Sebaliknya, peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah penanda kesatuan tekad kita untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia. Oleh karena itu, mari kita rayakan hari ini dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar
Selepas pembacaan Pidato Kemendikbudristek dilanjutkan dengan acara pemotongan nasi tumpeng yang di lakukan oleh Camat Natal beserta Danramil 17 Natal, Kapolsek Natal, Kacabjari Natal, Kalapas Natal, Airud, Kamla Forkopincam
Kemudian Korwil XVI Natal IRAWARDI.S.Pd tidak terlepas juga memberikan bingkisan hadiah kepada para guru guru yang telah pensiun mengenang jasa mereka selama pengabdian.
IRAWARDI mengatakan, “kegiatan ini dapat terlaksana atas gotong royong rasa kepedulian seluruh Kepala Sekolah dan para Guru-guru yang ada di kecamatan Natal dan juga berkat komunikasi dan kekompakan yang telah terjalin dengan baik bersama Forkopincam Natal, IRAWARDI menambahkan ucapan Terima kasih yang sedalam dalam kepada Panitia Pelaksana serta semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan Hari Guru ini, ucapnya..
(Rajasobu)



