Foto: ilustrasi caleg galau.

 

MINSEL – bhayangkaranews24.id – Pemilihan calon legislatif serentak se indonesia, yang di laksanakan bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden, tinggal dua bulan lagi di selenggarakan.

Baik calon incumben maupun para calon yang baru mengikuti kontestasi pileg, semua sudah mulai menyiapkan segala keperluan dan kebutuhan dalam menghadapi pileg nanti.

Sejak nama nama para caleg di umumkan sebagai daftar calon tetap pada bulan november lalu, para calon juga mulai mencuri perhatian masyarakat di dapil masing masing.

Kita ketahui bersama, bahwa untuk pemilihan umum di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara, terdapat lima daerah pemilihan atau biasa disebut DaPil.

Namun, saat ini, para calon legislatif yang saat ini masih memangku jabatan sebagai anggota DPRD Minsel Provinsi Sulawesi Utara, dan akan mencalonkan diri lagi dalam kontestasi pileg pada Februari 2024 atau di kenal dengan istilah Incumben, kelihatannya banyak merasa gelisah dengan kehadiran para kontestasi yang baru.

Pasalnya, saat ini masyarakat lebih terang terangan menyuarakan calon calon mereka yang baru, yang akan mereka menaruh harapan baru.

Apa terlebih masyarakat saat ini lebih memilih figur yang dekat dengan mereka, bukan karena partai.

Salah satu contoh, di salah satu desa yang ada di kecamatan dengan daerah pemilihan (DaPil) empat, menurut masyarakat yang tak mau nama mereka di publikasikan, mereka mengatakan beberapa kekecewaan terhadap caleg incumben, yang kurang memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Torang mo pilih caleg yang baru jo, daripada caleg incumben, kurang memperhatikan aspirasi rakyat, padahal mereka waktu datang meminta suara, mereka berjanji macam macam, tapi ndak ada buktinya, ucap beberapa masyarakat.

“Torang pilih caleg yang baru, sapa tau dorang boleh mo benahi dan membantu pemerintah untuk lebih meningkatkan infrastruktur, melalui aspirasi mereka”, ucap masyarakat lain.

Hal serupa juga terjadi di desa desa dan kecamatan dapil lain, seperti di kecamatan Tatapaan dan Tareran, mereka lebih melihat figur baru daripada figur incumben.

Perlu di ketahui pulah, bahwa baru baru ini, informasi yang di dapat oleh media, bahwa ada salah satu partai yang memiliki anggota legislatif lumayan banyak di kabupaten minahasa selatan, menyoroti kinerja ketua ketua partai mereka, baik ketua kecamatan maupun ketua yang ada di desa desa.

Pimpinan mereka menyoroti kinerja para ketua ketua tersebut, dan terindikasi ada keraguan caleg incumben terhadap caleg caleg yang baru akan mengikuti kontestasi.

Sementara itu, para caleg yang baru mengikuti kontestasi, terlihat lebih akrab dengan masyarakat, dan lebih santai, yang menambah kegalauan para calon incumben.

Red.