Banten – bhayangkaranews24.id, Bagaikan permata dunia, kalian (Yatim) amatlah mulia. Meski tanpa orang tua, kuharap kalian bersama orang-orang baik.
Rasulullah merupakan teladan umat manusia. Beliau sangat menyayangi dan mengasihi anak yatim piatu. Bahkan Rasulullah Saw bersabda: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya” (HR. Bukhari, Shahih Bukhari, Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy: 5304)
Hadits tersebut di atas, seolah tertuju kepada orang-orang yang mencintai para yatim, seperti yang sering dilakukan oleh sebuah komunitas kecil yang berada di Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang – Banten.

Komunitas itu bernama “Ikatan Remaja Peduli” (IRP) yang dipimpin oleh seorang Pemuda Biasa, tidak banyak berkata-kata, tapi aksinya bersama para anggota muda lainnya, membuat hati setiap muslim yang bahkan baru mengenalnya sekalipun, bisa bergetar karena takjub dengan amal yang mereka kerjakan.
Bagaimana hati tidak bergetar, mereka “Ikatan Remaja Peduli”, sering mengumpulkan sampah-sampah yang masih bisa dijual, dengan membawa karung dengan tangan-tangan bersih mereka setiap hari, lalu sampah itu mereka bersihkan, lalu setelah bersih, kemudian sampah itu mereka jual, dan hasilnya bukan untuk mereka, melainkan untuk anak-anak yatim tetangga mereka, yang ditinggalkan oleh ayah, dan atau ditinggalkan oleh ayah ibu mereka.
Genap sudah IRP menjalankan rutinitas menyantuni anak-anak yatim selama 2 tahun lamanya, mereka menyantuni para yatim seperti bagian dari keluarga mereka sendiri.
Nuryaman selaku Ketua IRP beserta para penasihat dan tim IRP Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri, kemudian mengadakan acara tasyakuran ulang tahun IRP yang ke 2 Tahun dan di iringi dengan acara santunan yatim pula.
Nuryaman menjelaskan ke awak media ini bahwa “Alhamdulillah atas izin Allah, kami bisa rutin memberi santunan kepada yatim setiap seminggu sekali, tepatnya setiap hari Minggu pagi, bantuan yang kami berikan kadang berbeda-beda, kadang tas, kadang meja belajar yang tim secara kreatif buat sendiri, uang saku tetep ada walau tidak seberapa yang penting rutin setiap Minggu ada”. “Ungkap Nuryaman.
“Alhamdulillah tetangga juga saat ini sudah banyak yang support ikut membantu, ada yang bantu dana, bantu barang bekas untuk kami jual, mereka sangat antusias terhadap kegiatan kami, bahkan sekarang ada yayasan juga yang sering membantu kami dalam hal dana dan lain sebagainya, Pak Lurah pun selalu support kami dalam hal kebaikan.”Sambung Nurayaman Ketua IRP.
Salah satu tokoh masyarakat mewakili Ketua IRP dalam sambutannya mengatakan, “di desa karang Anyar ini bukan cuma IRP, tapi ada juga paguyuban yang secara sosial sudah rutin memungut biaya dari masyarakat untuk kepentingan sosial seperti dana kematian, biaya logistik keranda, dan lain-lain yang bermanfaat untuk masyarakat khususnya di RT.01 dan RT.02 ini. Kami berterima kasih kepada Bapak Camat Kemiri, Bapak Lurah Karang Anyar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Hadirin Hadirot yang sudah bisa hadir pada acara malam hari ini, walaupun dadakan tapi acara malam ini sangat istimewa menurut saya,”Katanya.
Masih ditempat yang sama , Camat Kemiri Hendarto, S. STP., M.Si., dalam sambutannya memperkenalkan diri karena baru 3 bulan menjabat di kecamatan kemiri, tapi serasa 3 tahun karena masyarakatnya yang ramah dan juga mudah bergaul. “ungkap Camat.
“Kalau sudah kenal, dan hafal wajah saya, bapak ibu jangan sungkan-sungkan menyapa saya dijalan kalau pas lagi ketemu, tapi kalau saya terlihat sombong, juga jangan marah, karena namanya manusia kadang lupa juga, kalau cuma baru sekali ketemu,”katanya lagi.
“Terkhusus buat Ketua IRP nih, dalam kegiatan seperti yang diceritakan oleh Ketua MWCNU, kita perlu ada obrolan dulu, datang aja ke kantor kecamatan, dan kita ngobrol disana bagaimana baiknya untuk kegiatan yang dipimpin Ketua Nuryaman.”Terang Camat dengan nada akrab dan bersahabat bersama masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Lurah Karang Anyar Suhendrik, “Semua kegiatan yang baik harus kita dukung, mudah-mudahan kedepan IRP ini semakin meningkat dan Relawannya semakin solid.”Ujar Lurah Hendrik nama akrabnya.
Banyak hal yang disampaikan Lurah Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri untuk Kemajuan Ikatan Remaja Peduli Desa Karang Anyar yang dipimpin oleh Ketua Nuryaman.
Terakhir sambutan disampaikan oleh Perwakilan dari yayasan terbuka Jaka Pamungkas “Banyak hal yang sudah kita lakukan bersama Kang Nuryaman untuk RT.01 dan RT.02 ini khususnya, semoga Kedepan kita bisa tambah bersinergi lagi, syukur-syukur dari relawan kita ini nantinya ada yang mewakili bisa jadi Pejabat atau nyaleg misalnya, supaya Kegiatan sosial seperti ini akan terus meningkat dan tambah meningkat disetiap ploksok di provinsi Banten.”Singkatnya.
Acara ditutup dengan Pemotongan nasi tumpeng, secara simbolis Lurah Karang Anyar Suhendrik memberikan potongan pertama kepada Ketua Ikatan Remaja Peduli Desa Karang Anyar yaitu saudara Nuryaman. Setelah Itu Langsung disusul santunan yatim dengan iringan gema sholawat oleh Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri Ust. Mujib, pembacaan Do’a Oleh Ust. Dedi, disesi terakhir jama’ah disiapkan Makan Nasi Tumpeng dan Nasi Kebuli.
Turut hadir dalam acara tasyakuran dan santunan yatim yang diprakarsai oleh tim Ikatan Remaja Peduli (IRP) Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri, Keluarga IRP yang dipimpin oleh Ketua Nuryaman, Camat Kemiri Hendarto, S.STP., M.Si., Stap Khusus Kecamatan Kemiri Ahmad Hilman, SH., Lurah Karang Anyar Suhendrik, Tokoh Masyarakat H. Usman, H. Mukri, Ust. Dedi, Jaka Pamungkas dari Yayasan Terbuka, Tokoh Pemuda, Ust. Ahmad Mujib Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Ust. Rasdi Syarif Ketua Pengurus Ranting NU Desa Karang Anyar, Para Ustadz – Ustadz dan Masyarakat Setempat, Anak-anak Yatim dari RT.01 dan RT.02 Desa Karang Anyar.
(AM-212)



