Tulang Bawang, bhayangkaranews24.id-Diminta kepada APH usut tuntas penggunaan Dana Desa kampung Sido Mekar, kecamatan Gedung Aji Baru, kabupaten Tulung Bawang, yang mana diduga penggunaan Dana Desa tahun 2022 banyak di kongkalikong oleh oknum penguasa anggaran ya itu kepala kampung.

Diduga dari beberapa anggaran yang sudah di selewengkan oleh oknum kepala kampung Sido Mekar, salah satu nya ya itu.

Pembayaran honor Linmas

Tahap 1 Rp 7.250.000

Tahap 2 Rp 17.400.000

Gila honor Linmas seperti gajih PNS.

Tak hanya itu

“(Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 dan Dukungan Vaksinasi di Kampung ) di anggarkan

Tahap 1, Rp 8.088.000

Tahap 3, Rp 23.298.000

(Persiapan Rumah/Ruang Isolasi Kampung)

Tahap Rp 6.822.000 masih ada tahap lainnya.

(Pelayanan Administrasi Umum dan Kependudukan)

Rp 37.200.000,”masih ada tahap lainnya

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Gedung/Prasarana Kantor Desa**Bangunan Rp 13.000.000,” masih ada tahap lainya

Honor Petugas Pengurus Jenazah) Rp 2.400.000

(Belanja Bibit sayuran dan pupuk yang Diserahkan kepada Masyarakat)

Tahap 1. Rp 72.250.000

Tahap 2. Rp 45.000.000

Tahap 3. Rp 102.250.000

Ditambah Bantuan Honor untuk Guru PAUD dan RA)

Tahap 1 Rp 5.000.000

Tahap 2 Rp 12.000.000

Padahal jelas guru Honorer memang sudah di biayai dari dana operasional penyelengara BOP, Paud atau RA.

Krisbandi selaku kepala kampung Sido Mekar saat di kunjungi dikantornya tidak pernah ada, awak media mencoba mengonfirmasikan melalui pesan WhatsApp untuk mempertanyakan anggaran di atas,

Diduga saat dipertanyakan kepala kampung Sido Mekar langsung lupa ingatan atau pura-pura lupa ingatan, “pasalnya lain yang di pertanyakan lain yang dijawab oleh oknum kepala kampung Sido Mekar,

“Awak media mempertanyakan anggaran diatas malah oknum kepala kampung Sido Mekar mengirimkan poto dan sebuah pemberitaan dari salah satu media, tentang pembangunan jalan usaha tani,” kan lucu atau diduga sengaja mengalihkan pertanyaan agar penyimpangan anggaran tidak di pertanyakan awak media.

Diminta kepada Dinas terkait baik pusat atau Dareh agar bisa usut sampai tuntas penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2022 yang diduga banyak yang di selewengkan oknum kepala kampung Sido Mekar untuk memperkaya diri.

( Tim )