MINSEL – bhayangkaranews24.id – Untuk memenuhi program pembangunan desa, salah satu cara peningkatan hasil pertanian adalah dengan membangun jalan tani.
Jalan tani adalah jalan penunjang bagi para petani, terutama petani desa, untuk melancarkan hasil pertanian mereka.
Jalan tani yang berada di perkebunan “Tuis” desa lopana, di bangun oleh pemerintah desa memakai dana desa tahun 2024 berbandrol 24 juta rupiah dengan panjang 100 meter dan lebar 2 meter, rampung di kerjakan selama 3 hari dengan memakai tenaga dari masyarakat desa.
Selain Jalan pertanian, ada juga pembentukan badan jalan di kompleks bakal perkampungan yang berlokasi di “Raringis”, dengan anggaran kurang lebih 17 juta 500 ribu sepanjang 115 meter dan lebar 3 meter.

Foto Pjb Hukum tua Benjamin Polii (kaban), saat mengawasi pekerjaan.
Benjamin Polii, sebagai penjabat hukum tua desa Lopana saat ditemui awak media mengatakan, bahwa, untuk pekerjaan jalan tani, itu sudah selesai dilaksanakan, sesuau RAB yang ada, yaitu rabat beton, dan pasti akan ada kelanjutannya, karna masih ada sisa sepanjang kurang lebih 200 meter yang akan di kerjakan namun masih dalam tahap perancangan RAB.
Begitu juga untuk pembentukan jalan, kami pemerintah desa, pekerjaannya baru dalam tahap pembentukan, untuk kelanjutannya, kami akan usahakan, karna akan ada penyesuaian dengan sisa dana desa, ujar Benjamin.
Dan untuk dua pekerjaan yang kami sudah laksanakan itu sudah dirampungkan pada awal bulan september ini, Segala program pembangunan desa, kami akan sesuaikan dengan hasil rapat bersama, juga akan disesuaikan dengan dana desa yang ada tutup Benjamin.
Robby.



