MINSEL – bhayangkaranews24.id- Saat akan melakukan peliputan kampanye di kecamatan Tatapaan, seotang wartawan berinisial F alias Anky, sempat geram karna merasa di intervensi oleh seorang pejabat hukum tua.
Foto: Karikatur
Kampamye paslon bupati/ wabup nomor urut dua (2) Petra Yanni Rembang dan Frede Aries Massie ( PYR-FAM) yang di usung oleh partai Golkar tersebut dijadwalkan di kecamatan Tatapaan kabupaten Minahasa Selatan pada 15 Oktober 2024 kemarin.
Kronologi, Saat memasuki wilayah desa yang berada di semenanjung kecamatan tatapaan, oknum penjabat hukum tua desa berinisial SR tersebut berpapasan dengan wartawan F dan dia langsung bertanya mau kemana,dan terjadilah percakapan yang sangat menyinggung profesi wartawan.
Namun jawab si wartawan mau ke arah tower, namun sang pjb hukum tua pun merasa tidak puas menjawab, kalau mau ikut kampanye, kenapa harus pura pura, dan berdalih mau ke Tower,?
Jawab si wartawan, kan lokasi kampanye berada dekat tower, dan saya hanya ikut arah tower sesuai petunjuk dari masyarakat bahwa lokasi kampanya dekat tower, dan selanjutnya terjadilah percakapan yang dianggap.tidak wajar di ungkapkan oleh seorang hukum tua kepada seorang bertugas sebagai wartawan untuk meliput berita.
Saya datang sebagai wartawan, kenapa harus di intervensi oleh pjb hukum tua tersebut,? seakan akan kami masuk ke kampungnya, untuk datang membuat kekacauan, ucap oknum wartawan tersebut.
Robby.



