Kemiri Tangerang – bhayangkaranews24.id, Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2024, PT PLN IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar mengadakan kegiatan bertajuk Energizing Green Spaces. Acara ini diselenggarakan di area PLTU Lontar, Kamis (28/11), dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pihak.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan kedatangan peserta dan registrasi di PT PLN IP UBP Banten 3 Lontar. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC, dilanjutkan dengan Safety Induction melalui pemutaran video untuk memastikan keselamatan para peserta selama berlangsungnya acara.
Yunus Tohir, selaku Senior Manager UBP Banten 3 Lontar, memberikan sambutan, diikuti oleh Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, yang juga menyampaikan pesan penting terkait kolaborasi penghijauan. Dalam kesempatan ini, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PLN IP, PLN EPI, dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) sebagai wujud komitmen bersama mendukung keberlanjutan lingkungan.
Salah satu agenda utama adalah penyerahan simbolis bantuan mangrove dari PLN EPI dan PLN IP kepada LMDH, yang diwakili oleh anggota LMDH. Penanaman mangrove simbolis di PLTU Lontar juga menjadi sorotan utama. Selain itu, Farid Setiawan Assistant Manager Umum PLN IP. UBP Banten 3 Lontar memberikan paparan teknis dan mengajak peserta langsung menuju lokasi penanaman.
Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama di lokasi penanaman serta wawancara dengan media untuk mendokumentasikan momen penting ini.
Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka mendorong keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan, sebuah program penanaman ekosistem mangrove dan hutan tanaman Energi multifungsi biomassa sedang dilaksanakan dengan pendekatan holistik. Program ini memiliki tujuan utama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keseimbangan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Tujuan Penanaman
Program ini dirancang sebagai bagian dari pengembangan ekosistem mangrove dan hutan tanaman energi multifungsi biomassa. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir, mencegah abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai spesies laut. Di sisi lain, hutan tanaman energi multifungsi biomassa tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menjadi sumber energi alternatif dengan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Skema pemberdayaan berbasis kerakyatan dalam program ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama, memastikan keberlanjutan serta memperkuat ekonomi komunitas setempat.
Dampak Lingkungan yang Diharapkan
Program ini diharapkan menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap lingkungan. Pengembangan ekosistem mangrove bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan pesisir yang lebih sehat dan stabil, serta meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut. Di sisi lain, hutan tanaman multifungsi biomassa dirancang untuk berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon, khususnya emisi yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Dengan kemampuan tanaman untuk menyerap karbon dioksida, program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menetralkan emisi dan mendukung transisi menuju lingkungan yang lebih hijau.
Kolaborasi untuk Keberhasilan Program
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. PLN Indonesia Power UBP Lontar, PLN Energi Primer Indonesia, dan LMDH Nawasena Lestari bersinergi dengan dukungan dan bimbingan dari Perhutani KPH Banten. Kerja sama ini menunjukkan komitmen berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan solusi lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan ekosistem, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberian akses untuk mengelola hasil hutan secara produktif.
Yunus Tohir, Selaku Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, mengungkapkan pentingnya langkah ini. “Hari ini kita melaksanakan penanaman pohon mangrove sebanyak 2000 pohon dan Kaliandra Merah Sebanyak 100 Pohon Jenis Buguiera di atas lahan seluas 2 hektar, hal ini dilakukan untuk pencegahan abrasi dan menjaga ekosistem, bekerja sama dengan stakeholder PLN EPI dan LMDH Desa Lontar. Hal yang paling indah adalah saat melakukan dan menjaga ekosistem,”ujarnya saat diwawancarai awak media.
Senada dengan itu, Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN Energi Primer Indonesia (EPI), menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. “Penanaman pohon mangrove di pesisir adalah wujud komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, khususnya di wilayah Banten, sekaligus mengurangi emisi batubara. Terima kasih kepada semua pihak, baik dari Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, maupun PLN Energi Primer Indonesia. Harapannya, sinergi ini dapat terus terjaga demi lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.
Deni Risdianto selaku Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Lontar Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang mengatakan,”Terimakasih Kepada PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar dan PLN Energi Primer Indonesia yang sudah bersinergi dengan LMDH dan Perhutani, Harapannya Kegiatan Penghijauan dan Penanaman Pohon Mangrove ini terus berlanjut dan bisa bermanfaat untuk Masyarakat.
Dukungan juga datang dari Ronald Wakabory, Assistant Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banten. “Kami siap mendukung kegiatan penanaman mangrove ini. Ke depan, kami akan terus memantau dan mendukung inisiatif serupa agar apa yang kita tanam hari ini bisa memberikan manfaat besar di masa depan,” singkatnya.
Kepala Desa Lontar, Dodi Selamet, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. “Kegiatan ini sangat penting karena dapat membantu mengatasi pencemaran udara melalui penghijauan berupa penanaman pohon mangrove. Terima kasih kepada PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, PLN Energi Primer Indonesia, dan seluruh stakeholder yang terlibat,”tuturnya
Setelah kegiatan penanaman selesai, peserta kembali ke ruang utama untuk menikmati waktu istirahat siang dan makan bersama.
Program Energizing Green Spaces ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan, khususnya melalui penanaman mangrove yang memiliki manfaat besar dalam mitigasi perubahan iklim serta perlindungan ekosistem pesisir.
Humas PLN IP menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan PLN dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dengan kolaborasi yang solid antara berbagai pihak, program ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Penanaman mangrove memiliki banyak manfaat di antaranya :
• Melindungi garis pantai dari abrasi
• Meringankan gelombang besar termasuk tsunami
• Menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai, dan darat
• Menjaga salinitas garam
• Menyediakan nutrisi bagi makhluk hidup
• Menyerap emisi karbon dioksida dengan baik
• Tempat memijah dan berkembang biak burung atau satwa lain
Kesimpulan
Dengan langkah strategis ini, diharapkan program ini mampu menciptakan keseimbangan antara aspek lingkungan dan ekonomi, memberikan manfaat nyata bagi generasi sekarang dan masa depan. Langkah ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dapat menghasilkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. (AM-212)



