Bengkulu , Bhayangkaranews24.id – Pemerintah Desa Kota Lekat Mudik menggelar Pelatihan RPJMDes untuk aparatur desa, kepala desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Acara yang berlangsung dikantor Desa setempat Rabu (21/5/2025).

Dalam Acara Dinarasumberi , Dari Pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) Bengkulu Utara Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten.
Fahmi DPMD menegaskan, Pelatihan Penyusunan RPJMDes ini menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan desa tidak berjalan sendiri-sendiri.
“RPJMDes harus mencerminkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD ,” katanya.

Fahmi menambahkan, dokumen RPJMDes wajib mengintegrasikan program kabupaten yang didanai melalui APBD, seperti Dana Alokasi Khusus atau bantuan keuangan daerah, demi mendukung capaian strategis kabupaten.
Lebih lanjut, mendorong peserta untuk mengkaji ulang dokumen RPJMD . “Pahami visi, misi, dan prioritas daerah, lalu sesuaikan dengan program desa melalui musyawarah desa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya mencantumkan hasil penyelarasan dalam Bab Analisis Arah Kebijakan RPJMDes agar pembangunan desa dan kabupaten berjalan seiring.
Lanjutnya dengan tujuan kegiatan ini mengajak masyarakat untuk mengembangkan perekonomian masyarakat agar masyarakat menjadi sejahtera dan harapan tidak ada lagi masyarakat Desa kota lekat mudik yangg dikategorikan Miskin, jadi untuk itulah pelatihan kepada perangkat desa dan BPD desa kota lekat mudik agar dapat meraih kesejahteraan masyarakat desa kota lekat mudik di tahun tahun yang akan datang .
Dan Acara yang berlangsung ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan peran aparatur desa. Dengan Pelatihan Penyusunan RPJMDes, diharapkan desa-desa mampu menghasilkan dokumen perencanaan berkualitas yang mendukung kesejahteraan masyarakat. dan mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap pelatihan ini membawa manfaat nyata bagi pemerintah desa, dan masyarakat secara keseluruhan ” Terangnya .
(Ap).


