Kemiri, TangerangBhayangkaranews24.id, Keluarga Besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kemiri menyampaikan dukungan penuh terhadap program khitanan massal dan Santunan yang digagas oleh PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pemeliharaan. Program sosial ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Kecamatan Kemiri dan sekitarnya.

Ketua MWCNU Kecamatan Kemiri, Ustadz Ahmad Mujib, menyatakan bahwa inisiatif ini sangat mulia dan tepat sasaran. Selain memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, program ini juga bernilai ibadah besar karena khitan merupakan salah satu sunnah fitrah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

> “Program ini sangat bagus direalisasikan. Di samping membantu putra-putri dari keluarga yang kurang mampu, kegiatan ini juga memiliki nilai pahala yang besar. Ibadah yang memberikan kemaslahatan bagi umat sangat dianjurkan dalam ajaran Islam,” ungkap Ustadz Ahmad Mujib.

 

Dalam Islam, khitan (sunat) adalah bagian dari sunnah fitrah. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

> “Lima perkara termasuk fitrah: khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan memendekkan kumis.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

 

Lebih dari itu, berbagi dengan kaum dhuafa juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:

> “Siapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang mukmin dari berbagai kesusahan dunia, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahan darinya dari berbagai kesusahan pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)

 

Program khitanan massal ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara perusahaan, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih sehat, religius, dan sejahtera.

MWCNU Kecamatan Kemiri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program-program sosial serupa. Menurut Ustadz Ahmad Mujib, kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi keagamaan dapat menjadi jembatan kebaikan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli dan berkeadilan.

 

(AM-212)