MANADO, Bhayangkaranews24.id Persiapan acara kegiatan Menara Doa Puasa Nasional yang akan dilaksanakan pada Tanggal, 03-05 September 2025 di Sekolah Alkitab Langowan Minahasa Sulawesi Utara yang diselenggarakan oleh Departemen Penginjilan Majelis Pusat GPdI dan Komisi Pusat Pelayanan Penginjilan Pantekosta ( KP4 ) semakin dirampungkan. Hal ini dapat terlihat pada rapat Senin, 18 Agustus saat panitia MDPN menggelar Rapat terbatas bertempat di Sekolah Providensia Manado.

‎Rapat tersebut dihadiri oleh unsur pengurus Departemen Penginjilan MP GPdI, Pdt. Markus Tumbelaka, S.Th., Panitia ( KSB ) dan koordinator di setiap bidang.
Pdt. Markus Tumbelaka dalam arahannya, mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik, antara Panitia pelaksana dan Komisi Pusat Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KP4).
‎”Sebagai bentuk tugas fungsional maka teknis kerja pelaksanaan menara doa dan puasa nasional, sepenuhnya ada pada panitia dan KP4, namun tetap berkoordinasi dengan Departemen Penginjilan,” ucap Pdt. Tumbelaka.

‎Ketua Panitia Pelaksana Menara Doa Puasa Nasional, Pdt. James Tombeng, S.Th mengatakan, rapat kali ini membicarakan tentang kesiapan tanggal dan tempat pelaksanan serta usulan anggaran dari semua bidang.

‎”Diharapakan semua anggota panitia pada kepanitiaan doa puasa untuk berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan Doa Puasa Nasional GPdI ini” sebut Pdt. Tombeng.

‎Di tempat yang sama Sekretaris Panitia Pdt. Dr Jootje Luntungan, M.Th, M.Pd menjelaskan tentang pemateri kegiatan Doa Puasa Nasional yaitu dari unsur Majelis Pusat dan Departemen. Selain hal tersebut Pdt. Luntungan juga berharap agar giat acara ini diikuti juga oleh penginjil daerah sampai ke wilayah.

Dari list pendaftar luar daerah terpantau oleh Bhayangkaranews24.id sudah ratusan yang telah mendaftar dan kemungkinan besar masih akan terus bertambah sampai pada hari pelaksanaan.

Di bagian akhir Bendahara Panitia Pdt. Benny Narasiang, M.Th melaporkan posisi keuangan berupa sumber keuangan dan peruntukannya.
(Jermon )