Foto : Pemandangan Mangrove Desa Punkol

MINSEL – bhayangkaranews24.id – Desa Pungkol adalah salah satu desa yang berada di kecamatan Tatapaan kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara.

Foto: Erik Lontokan PJB Hukum Tua desa Pungkol.

Berada di pesisir pantai, membuat desa ini pula di kelilingi oleh hutan Mangrove disepanjang garis pantai, yang sudah terkenal sejak dahulu sebagai tempat wisata mangrove.

Namun dari waktu ke waktu, hutan mangrove tersebut, makin jarang dikunjungi oleh wisatawan karna akses jalan untuk menuju ke bibir pantai, atau untuk menelusuri lebatnya pepohonan mangrove sudah tidak ada lagi.

Dengan kondisi tersebut, maka Penjabat hukum tua Erik Lontokan, berniat untuk membangun kembali hutan mangrove di desa Pungkol, untuk dijadikan tempat wisata.

Hal tersebut diungkapkan oleh Erik, saat ditemui media ini, diruangan kerjanya.

“Desa pungkol ini memiliki destinasi wisata mangrove yang sudah disediakan oleh Tuhan, pemandangannya sangat indah, ini adalah aset desa yang sangat luar biasa”, Ucap Erik

Maka dengan adanya hutan mangrove yang indah tersebut, saya selaku penjabat hukum tua, akan mengajak masyarakat, untuk membangun akses jalan menuju ke bibir pantai, dan akses jalan untuk para wisatawan agar bisa menikmati keindahan alam hutan mangrove, lanjut Erik.

Hutan mangrove tersebut sudah lama tertidur, sudah lama tidak diperhatikan, padahal memiliki potensi wisata yang sangat indah, saya berharap juga, baik pemerintah pusat, atau provinsi, terlebih pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas pariwisata, bisa membantu kami untuk membangun kembali akses akses yang kami butuhkan untuk mengelola dan menjadikan hutan mangrove desa Pungkol sebagai tempat wisata, tutup Erik.

Robby.