Melalui inisiatif Classrooms of Hope dalam program Tumbuh Bersama, pembangunan sekolah diharapkan memperluas akses pendidikan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi Generasi Muda Belawan.

Medan, Bhayangkaranews24.id-

15 Oktober 2026 — PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama Pemerintah Kota Medan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo), dan DP World Foundation, DP World Foundation, memulai pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) baru di Belawan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking). Mengusung tema Classrooms of Hope, pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari inisiatif “Tumbuh Bersama” yang bertujuan memperluas akses pendidikan dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda di Belawan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas; Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Republik Indonesia H.E. Abdulla Salem AlDhaheri; President Director BNCT Suffian Manaf; Executive Vice President of People DP World Asia Pacific Gaylynne Neill; Direktur Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting; Director General of Dubai Customs Abdulla Busenad; Chief Executive Officer of DP World Foundation Saif Al Nuaimi; Director General of DP World Foundation Latifa Al Qemzi; serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Sekolah tersebut akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi yang disediakan oleh Pelindo. Pendanaan pembangunan gedung berasal dari DP World Foundation melalui BNCT. Pembangunan dijadwalkan dimulai pada 2027 dan diperkirakan berlangsung selama 10–12 bulan.

Setelah pembangunan selesai, gedung sekolah akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai sekolah menengah pertama negeri, dengan target mulai beroperasi pada 2028. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus menyediakan lingkungan belajar dan fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat Belawan.

President BNCT, Suffian Manaf, mengatakan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan wujud komitmen BNCT untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membuka peluang bagi generasi mendatang.

Melalui pembangunan sekolah ini, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang memungkinkan generasi muda Belawan mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan meraih cita-cita mereka. Inilah semangat Tumbuh Bersama, yaitu memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat di sekitar kami,” ujar Suffian.

Executive Vice President of People DP World Asia Pacific, Gaylynne Neill, menyampaikan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh sekaligus membuka peluang bagi generasi mendatang.

“Setiap ruang kelas memiliki potensi untuk menjadi tempat tumbuhnya harapan, kesempatan, dan berbagai kemungkinan baru. Melalui Classrooms of Hope, kami bangga dapat bekerja sama dengan BNCT, Pelindo, dan Pemerintah Kota Medan untuk mewujudkan komitmen bersama menjadi aksi nyata. Dengan berinvestasi pada pendidikan hari ini, kami membantu generasi muda Belawan membangun kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan, dan menumbuhkan aspirasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi diri mereka sendiri dan masyarakat,” kata Gaylynne.

Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, mengatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

“Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan. Kami berharap sekolah ini dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkontribusi dalam mempersiapkan generasi penerus untuk menghadapi masa depan,” ujar Hendri.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik pembangunan sekolah tersebut sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat Belawan.

“Pemerintah Kota Medan mengapresiasi kolaborasi ini karena manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Belawan.

Kami berharap sekolah ini dapat menjadi lingkungan belajar yang positif, memperluas akses pendidikan, serta mendukung generasi muda dalam mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita mereka,” kata Rico.
Direktur Jenderal DP World Foundation, Latifa Al Qemzi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus utama yayasan dalam mendukung penguatan masyarakat dan menciptakan peluang bagi generasi mendatang.

“Pendidikan merupakan inti dari upaya kami karena kami percaya bahwa investasi pada generasi muda adalah salah satu cara paling bermakna untuk memperkuat masyarakat.

Dengan membuka akses terhadap pendidikan berkualitas dan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka, kami turut membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik sekaligus memberikan dampak positif bagi komunitasnya. Melalui inisiatif Classrooms of Hope, kami terus memperluas komitmen tersebut. Kami bangga dapat menghadirkan program ini di Indonesia sebagai babak baru dalam upaya menciptakan peluang jangka panjang melalui pendidikan,” ujar Latifa.

Bagi BNCT dan seluruh mitra, pembangunan sekolah ini mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa pertumbuhan Belawan sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik penting berjalan beriringan dengan peningkatan kesempatan dan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Inisiatif ini juga sejalan dengan Asta Cita, delapan misi utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan visi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. Secara khusus, pembangunan sekolah ini mendukung penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.

LAMPIRAN
Tentang Tumbuh Bersama
Tumbuh Bersama merupakan inisiatif yang berfokus pada empat bidang utama, yaitu pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Sejak diluncurkan, program ini telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan di bidang pelestarian lingkungan dan pendidikan. Inisiatif tersebut dikembangkan berdasarkan kajian kebutuhan masyarakat (Community Needs Assessment) yang dilaksanakan pada 2025 untuk memahami kebutuhan masyarakat serta mengidentifikasi bidang-bidang yang berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang.

Dalam bidang lingkungan, BNCT bersama para mitranya telah melaksanakan program restorasi mangrove dan konservasi kepiting bakau di wilayah Hamparan Perak dengan cakupan sekitar 22 hektare.

Pembangunan sekolah menengah pertama di Belawan menjadi langkah lanjutan untuk memperluas dampak program Tumbuh Bersama melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi generasi muda.

 

(Ka.M)