Kabupaten Tangerang – bhayangkaranews24.id, Peresmian Kelompok Wanita Tani (KWT)Bersama asiosiasi Pengiat.angur Indonesia
(APAI) di Desa Babakan Kecamatan Teluk Naga
Merupakan langkah penting dalam. mengembangkan sektor pertanian lokal. Program ini bertujuan menggantikan impor anggur dengan produk lokal guna meningkatkan ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani setempat
Saptu(10 Agustus 2024)

Tujuan utama dari program (ASPAI) substitusi impor anggur adalah meningkatkan produksi anggur lokal yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri. Selain itu, dampak positif lainnya adalah peningkatan lapangan pekerjaan di sektor pertanian.
Kehadiran Ibu Siti Nurjanah dari Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup Bersama pak wanto dan Ketua Emdang memberi dukungan moral dan teknis utk keberhasilan program ini
Bersama dengan Kades Mad’Joli, Ma’mun SH, dan perwakilan dari Kec M.Toto.Sip.M.si dari kasi pembanggunan mereka membantu memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik. Partisipasi aktif pejabat ini sangat krusial dalam mendorong masyarakat untuk terlibat langsung
Kades Desa Babakan Asem dlm Sambutanya Sambutnya Kolaborasi antara Aspai, DPD, dan masyarakat setempat menjadi kunci sukses program ini. Dengan sinergi yang baik, berbagai program pertanian dapat berjalan efektif dan efisien. Komitmen dari semua pihak sangat penting untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
Endang Ketua ASPAI dalam”Ulasanya Pembibi
itan dan Diversifikasi Usaha,di KWTPengembangan
Produk Lokal Anggur
kegiatan dan juga pembibitan ikan, kambing, dan unggas diharapkan dapat mendiversifikasi usaha pertanian. Ini akan memberikan peluang baru bagi petani untuk meningkatkan pendapatan. Diversifikasi ini menjadi strategi untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih resilient
Kades Madjoli .SH
Diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal. Rencana ke depan meliputi peningkatan kapasitas petani dan pengembangan pasar produk lokal. Dengan demikian, diharapkan ekonomi lokal semakin meningkat dan berkelanjutan.
(3ndo/124)



