TANGERANG — bhayangkaranews24.id, Pengerjaan proyek U-Ditch di Kampung Patramanggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, yang tertera dalam plang proyek di bawah Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, menuai keluhan. Proyek yang seharusnya menjadi solusi untuk mengatasi masalah drainase dan banjir, justru memperlihatkan genangan air saat pemasangan, serta memperlihatkan hasil pekerjaan yang dinilai kurang berkualitas.

Menurut team saat dilapangan, meskipun pemasangan U-Ditch telah dimulai sejak 26 Agustus 2024 dan dijadwalkan selesai pada 24 September 2024, banyak ditemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek. “U-Ditch yang dipasang banyak yang retak-retak, dan pemasangannya renggang. Seharusnya ini jadi solusi, malah bikin masalah baru,” ujar mereka
Dengan anggaran sebesar Rp 100.567.000,- dari APBD Kabupaten Tangerang, proyek ini dikerjakan oleh CV. Nusantara Bangun Pagi. Namun, hasil yang terlihat tidak sesuai harapan. Warga khawatir, kualitas pengerjaan yang buruk ini justru akan memperparah kondisi lingkungan desa, terutama saat musim hujan tiba. Alih-alih mengatasi genangan, warga mengeluhkan bahwa proyek ini bisa membuat desa semakin rawan banjir.
Dinas terkait dan pemerintah desa, Kecamatan maupun daerah, harus segera mengevaluasi proyek ini, karena selain kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, juga dikhawatirkan akan membebani keuangan negara dalam jangka panjang. “Kalau proyek seperti ini terus terjadi, negara bisa bangkrut. Apalagi kalau utang semakin membengkak untuk menutupi biaya proyek-proyek yang tidak beres ini,” tambah team
pihak pelaksana proyek dan dinas terkait harus turun tangan dan memperbaiki kualitas pekerjaan. perbaikan harus segera dilakukan sebelum waktu pelaksanaan proyek habis dan dampak buruknya semakin terasa.
Informasi : Team MCCK
(AM-212)



