LABUHAN BATU UTARA, Bhayangkaranews24.id-Akademisi Sumatera Utara Dr. Rudi Sinaga, S.Sos,.M.Si yang juga saat ini memimpin Dewan Pimpinan Daerah Parsadaan Pomparan Raja Lontung (PPRL) Provinsi Sumatera Utara atau Persatuan Keturunan Raja Lontung yang terdiri dari Toga Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang, Siregar, Sihombing, Simamora merasa senang bila ada calon kepala daerah yang sangat peduli dengan masa depan pendidikan generasi muda.
Labuhan Batu Utara (Labura) kamis 24/10/2024.
Kepada awak media DPD PPRL mengatakan” Labura sebagai salah satu daerah otonom dengan populasi kurang lebih 401. 863 jiwa di tahun 2023. Labuhan batu Utara saat ini genap berusia 16 tahun. Melihat data tahun 2023 pertumbuhan perekonomian Kabupaten Labura.
“Mengalami peningkatan 4,76 persen dari tahun sebelumnya dan terlihat lapangan usaha di sektor transportasi, pergudangan, akomodasi, makan minum dan konstruksi tumbuh berkembang di Labura (lihat data BPS Labura 2023). Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus tampak paham melakukan percepatan pembangunan daerah dengan memperioritaskan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Labura tahun 2024 ini akan sangat bergantung pada hasil suata di tempat pemungutan suara (TPS).
“Periodesasi lima tahun kepemimpinan kepala daerah tidak cukup untuk memaksimalkan maupun menyempurnakan program pembangunan multi aspek yang telah berjalan. Dua periode kepemimpinan akan menyempurnakan segala program pembangunan yang sedang berjalan.
:Labura jilid dua dengan kembalinya Hendri Yanto Sitorus akan melalui janji kampanye politik untuk menyediakan 3 pasang baju gratis untuk anak sekolah jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) SE kabupaten Labura mencerminkan kepemimpinan yang patriotik dan smart. Gagasan ini mirip dengan pemikiran besar di berbagai negara maju yang mengedepankan pendidikan generasi muda sekaligus meringankan kebutuhan orang tua untuk menyekolahkan anak. Suatu negara yang hebat tentu di lihat dari generasi yang berpendidikan.
Indeks pembangunan manusia (IPM) Labuhanbatu Utara di tahun 2021 meningkat mencapai 71,87 persen. Ini sebagai fakta indikator yang dipublikasikan badan pusat statistik Labura (labuhanbatuutarakab.bps.go.id)” ungkapnya.
“Persentase peningkatan pertumbuhan indeks perekonomian dan indeks pembangunan manusia di tahun 2020-2021 di Labura menunjukan keterampilan Bupati Labura melaksanakan manajemen pemerintahan yang mampu menjawab tantangan bahkan di masa pendemi Covid 19 yang telah berlalu. Bisa kita bayangkan era Covid 19 dengan segala dampaknya namun Labura mampu melalui itu.
Rudi Sinaga yang juga Doktor dengan kepakaran di bidang ilmu politik lulusan Universitas Diponegoro (UNDIP) mengatakan” untuk mengingatkan kepada semua pihak bahwa untuk membentuk pondasi program pembangunan daerah di perlukan waktu lima tahun dari kepemimpinan kepala daerah, namun untuk menyempurnakan wujud program pembangunan daerah yang dapat maksimal dirasakan masyarakat diperlukan waktu sepuluh tahun atau dua periode kepemimpinan di Labura”.
Lanjutnya” Bila terjadi pergantian kepemimpinan maka program juga akan berganti menurut selera kepemimpinan yang baru. Kondisi seperti ini dapat memperlambat bahkan membuat kemunduran dari pembangunan yang diharapkan masyarakat” ujarnya.
Di akhir wawancara Doktor Rudi Sinaga mengapresiasi dan salut kepada kepemimpinan Bupati Hendri Yanto Sitorus dan berharap agar memperhatikan pendidikan generasi muda keturunan Raja Lontung di Labura.(n4g)



