Kabupaten Tanggerang – bhayangkaranews24.id, Masyarakat Kramat dan organisasi masyarakat sipil berbagai elemen menggelar aksi damai untuk menentang sistem oligarki yang dinilai menindas rakyat. Aksi ini mengusung tema “Tolak Negara di Dalam Negara” dan menolak kehadiran Pembanggunan dan Provokator PSN Pik.2.
Senin(08Januari.2025)

Aksi ini dihadiri oleh perwakilan dari:
1. FPPN (Front Perjuangan Pemuda Nasional)
2. GRAO (Gerakan Rakyat Anti Oligarki)
3. Kampak ITB
4. AAPTNI (Asosiasi Advokat Pengacara dan Tuntutan Hukum Indonesia)
5. FPI (Front Pembela Islam)
6. LBH (Lembaga Bantuan Hukum)
7. AAIR-MA (Asosiasi Advokat dan Aktivis Rakyat Indonesia – Majelis Aktivis)
8. GEP (Gerakan Ekonomi Rakyat)
9. KPI (Komisi Pemuda Indonesia)
10. FRI (Forum Rakyat Indonesia)
11. FRS (Front Rakyat Surabaya)
12. LPAK Banten (Lembaga Pemuda dan Aktivis Kebangsaan Banten)
13. SAPA ISLAM (Sarana Pemberdayaan Aktivis dan Pemuda Islam)
14. Jawara Banten
15. Jawara Betawi
Para Pendemo dari Aktifis Masyarakat Kab.Tanggerang,Khususnya Daerah Pantura dan Sekitarnya yg Terdapak Pembataran Tanah yg tidak Sesui pembayaranya dengan Tuntutan Sbb.
1. Menghentikan kegiatan PSN Pik.2.
2. Mengakhiri sistem oligarki.
3. Melindungi hak-hak rakyat.
4. Meningkatkan kesejahteraan. masyarakat desa
Aksi Demo di Siagakan dari pagi bersama Polsek Paku Haji dan Mastarakat Desa Khot dan Desa Keamat
Kami menyerukan kepada pemerintah untuk mengindahkan aspirasi rakyat dan menghentikan segala bentuk penindasan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berjuang demi keadilan dan kesejahteraan.
Pastikan untuk mematuhi protokol keamanan dan ketertiban selama aksi damai dengan tertip dan Aman.
Penulis 3do.124



