Antisipasi Kontinjensi dan Pengamanan
ARGA MAKMUR bhayangkaranews24.id— Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di kawasan Pos Lantas Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini digelar guna meningkatkan kesiapsiagaan personel serta keterpaduan antar-unsur dalam menghadapi potensi gangguan Kamtibmas dan situasi darurat di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara.

Simulasi Sispamkota dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., serta disaksikan oleh pejabat utama Polda Bengkulu, antara lain Karo Ops Polda Bengkulu Kombes Pol Pontjo Soediantoko, S.I.K., M.H., Dir Samapta Polda Bengkulu Kombes Pol Musa Hengky P, S.I.K., S.H., M.H., dan Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Danu Windarto, S.I.K.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan daerah dan lintas instansi, di antaranya Sekda Kabupaten Bengkulu Utara H. Fitriansyah, S.STP., M.TP., Kasdim 0423/BU Mayor Cinta Harmidi, perwakilan Satpol PP, Dinas Perhubungan, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu dan Polres Bengkulu Utara, serta jajaran Batalyon C Pelopor Sat Brimob.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Tactical Floor Game (TFG). Tahapan manajerial pengamanan ini dirancang untuk melatih respon cepat, pola penanganan, serta pemetaan strategi pengamanan dari situasi kondusif hingga situasi kontinjensi bereskalasi tinggi.
Melalui TFG tersebut, para perwira pengendali dan personel gabungan mendapatkan gambaran teknis mengenai pergerakan pasukan dan standar operasional prosedur (SOP) saat menghadapi unjuk rasa massa maupun dinamika pengamanan agenda daerah.
Usai pelaksanaan TFG, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi peragaan Sispamkota di lapangan. Dalam skenario yang diperagakan, disimulasikan aksi penyampaian pendapat oleh ratusan masyarakat yang menuntut evaluasi kebijakan anggaran pembangunan infrastruktur.
Simulasi menampilkan penanganan bertahap sesuai dinamika di lapangan, mulai dari pengerahan Tim Negosiator, Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Tim Raimas, hingga pergerakan Tim Penanggulangan Anarkis, Tim Tindak, Tim Medis, serta dukungan unsur TNI AD, Satpol PP, dan Pemadam Kebakaran dengan mengerahkan sejumlah armada taktis seperti mobil Water Cannon dan ambulans Dokkes.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, menjelaskan bahwa simulasi ini menitikberatkan pada peningkatan kecepatan respon personel, manajemen konflik terpadu, serta koordinasi antar-fungsi dan instansi terkait.
”Latihan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami alur penanganan situasi darurat secara terukur dan proporsional. Sispamkota ini menegaskan komitmen kita untuk mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan humanis sesuai SOP, sekaligus siap mengamankan wilayah dari segala bentuk potensi gangguan keamanan,” ujarnya.



