Bupati Mandailing Natal H.Jaffar Sukheiri Nasution mberikan keterangan PERS di RSUD Panyabungan 22/02/2024
Mandailing Natal [bhayangkaranews24.id] -PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) perusahaan panas bumi ini sudah kesekian kalinya melakukan kecelakaan kelalaian kerja mengakibatkan warga keracunan H2S bahkan mengakibatkan korban nyawa
Sejauh ini dari informasi yang di dapat dari warga keluarga korban keracunan H2S menjelaskan bahwa adanya pembukaan sumur V01 PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapai, Mandailing Natal ( Madina ) di desa Sibanggor Julu

Terlihat Korban yang terkena Racun H2S sedang di lakukan penanganan Medis di RSUD Panyabungan 22/02/2024
Menurut warga salah satu tokoh masyarakat di Sibanggor Julu menjelaskan,, bahwa sebelum dilakukan pembukaan sumur V01 pihak Perusahaan terlebih dahulu sudah melakukan sosialisasi terhadap warga dan ada beberapa warga mengusulkan kepada pihak perusahaan sebelum sumur itu di buka agar pihak perusahaan terlebih dahulu untuk mengungsikan warga agar tidak terkena dampak keracunan seperti yang pernah terjadi sebelumnya, namun pihak perusahaan tidak mengindahkannya, entah mengapa pada kamis 22/02/2024 pihak perusahaan membuka sumur itu sehingga terjadilah kecelakaan ini, paparnya
“sosialisasi memang dilakukan perusahaan , inikan pembukaan baru, jadi dilakukan uji coba pembukaan sumur, tidak ada kebocoran sebenarnya, hanya bau menyengat. Kalau dilokasi pembukaan sumur baunya memang tidak terasa, setelah udara mencapai kepemukiman warga baunya semakin menyengat,” sebut Sawaluddin tokoh masyarakat Sibanggor Julu
Setelah mendapat laporan adanya kejadian warga keracunan gas H2S pihak TNI, Polri dan Basarnas langsung turun ke tempat kejadian dan TIM dengan sigap menyelamatkan warga ada yang mengevakuasi warga ke Sibanggor jae dan ada yang membawa warga ke Rumah Sakit.
Karena warga yang bertubi tubi di kirim ke Rumah Sakit pihak Basarnas dan TNI POLRI beserta Pemerintah setempat dengan sigap Bersinergi membangun tenda darurat di lokasi parkiran depan RSUD Panyabungan.
Dari informasi warga desa sibanggor julu, jarak lokasi pembukaan sumur berjarak 700 meter dengan pemukiman penduduk. Sampai saat ini warga masih merasakan bau menyengat dari lokasi sumur V 01, namun sebagian warga sudah di evakuasi ke desa Sibanggor Jae.
Sementara keterangan Bupati Mandailing Natal H.Jaffar Sukheiri Nasutiin menjelaskan, ” Sejauh ini Warga yang menjadi korban keracunan sebanyak 78 orang dan sudah dirawat di RSUD sebanyak 40 orang dan 38 orang di rawat di RSU Permata Madina, pasien yang dirawat mengalami muntah serta pusing dan tidak ada korban jiwa,, sebut Bupati
(Rajasobu)



