Medan

BhayangkaraNews24.id- Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumatera Utara, Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si, yang juga Ketua KBIHU Al Munaroh, menyampaikan kepada media bahwa dari seluruh jemaah calon haji, hanya satu orang yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena sakit.

Jemaah tersebut akan diberangkatkan pada musim haji tahun berikutnya. Hal ini disampaikan usai acara pelepasan jemaah calon haji kloter pamungkas yaitu kloter 24 Embarkasi Medan pada jumat pagi, 29 Mei 2025.

Terkait pelayanan ibadah haji yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Basarin menegaskan bahwa tahun sebelumnya Embarkasi Medan telah meraih predikat pelayanan terbaik. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar predikat tersebut dapat kembali diraih pada tahun ini, meskipun evaluasi resmi akan dilakukan setelah seluruh proses keberangkatan dan pemulangan jemaah selesai.

Basarin juga menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilaksanakan oleh panitia daerah setelah tahap pemulangan jemaah haji, untuk menilai efektivitas pelaksanaan pemberangkatan dan pelayanan selama ibadah haji.

Sebagai Ketua KBIHU Al Munaroh, ia menambahkan bahwa pihaknya secara konsisten telah melaksanakan lebih dari delapan kali manasik haji setiap pekan, khususnya untuk jemaah kloter 24, sebagai bentuk persiapan intensif. Manasik dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu, dan intensitasnya tinggi karena lokasi yang dekat memungkinkan pelatihan lebih sering.

Karena Gubernur Sumut memiliki agenda mendadak di luar kota, Basarin diberikan amanah untuk mewakili beliau dalam melepas keberangkatan jemaah calon haji kloter 24 asal Pemprov Sumut yang berjumlah 104 orang menuju Tanah Suci.

(n4g)