Kemiri – BhayangkaraNews24.id,
Di tengah kemajuan Kabupaten Tangerang yang semakin dikenal dengan sebutan “Tangerang Gemilang,” ternyata masih ada warga yang mengalami masalah serius terkait gizi buruk. Kondisi ini mengkhawatirkan, terutama di wilayah pedesaan dan pinggiran yang kurang mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dan gizi yang memadai.

Yudi Sayuti Selaku Ketua (Resi) Relawan Kesehatan indonesia Kabupaten Tangerang mengatakan ” di duga adanya kelalaian dari pihak-pihak terkait, khususnya pihak UPT Puskesmas Kecamatan Kemiri” biasanya di setiap desa ada kader kesehatan bahkan bidan desa perlu adanya evaluasi kinerja mereka itu ” Ujarnya Jumat,27/09/2024
Dinas Kesehatan setempat telah melaporkan beberapa kasus gizi buruk yang ditemukan pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa meski pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Tangerang terus berkembang, tantangan dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat masih belum sepenuhnya teratasi.
Salah satu penyebab utama terjadinya gizi buruk adalah kurangnya edukasi terkait pola makan sehat, sulitnya akses terhadap bahan pangan bergizi, serta kondisi ekonomi yang memaksa keluarga-keluarga miskin mengabaikan kebutuhan dasar seperti nutrisi anak. Pemerintah setempat sedang bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan.
Masyarakat berharap agar program-program intervensi gizi yang sudah dicanangkan pemerintah dapat berjalan lebih efektif, sehingga kasus gizi buruk seperti ini tidak lagi terjadi di masa mendatang.
Reporter : Yudi Sayuti



