Langsa, Bhayangkaranews24.id.
Pemilik Akun Al Dalam Bentuk Surat Terbuka Yang Dinyatakan Dalam Sikap Bersama Dari Kalangan Kepala Sekolah Baik SD s/d SMP.
Membuat Geger Kota Langsa Dengan Aksinya Membongkar Salah Satu Pejabat Tinggi di Jajaran Dunia Pendisikan di Kota Langsa yang di Mana Salah Satunya Pengutipan Uang Sebesar Rp.5.000.000(lima juta rupiah s/d 8.000.000(delapan juta rupiah) yang di Kutip Melalui Dana BOS di Setiap Sekolah dan Bagi Kepala Sekolah Akan Terkena Dampak Pencopotan Jabatan Bagi yang Tidak Menyetornya.

Kemudian di Katakannya Lagi ada Pengutipan Uang Sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) s/d Rp3.000.000(tiga juta rupiah) Untuk Tenaga P3K yang Lulus. ini Menjadi Pertanyaan Besar di Kalangan Beberapa Wartawan Sala Satunya Bhayangkaranews24.id. di Mana Saudara AI(Nama samaran) Pernah Mengatakan di fecebooknya Bawasanya Banyak Kalangan Wartawan yang Uda di Sogok Untuk Menutup Kasus Pejabat Nomor Satu di Dunia Pendidikan di Kota Langsa. Namun Kami dari Kalangan Media Bhyangkaranews24.id. Sudah Meminta izin Kepada Pemimpin Redaksi Agar Bisa Mencari tau sendiri Tentang Kebenaran Berita Tersebut.Agar Informasi Tersebut Menjadi Terang Benderang Untuk di Ketahui Publik.
Adapun di Beberapa Wali Murid Kami Temukan Unsur Adanya Pemotongan Uang Dana PIP di Sekolah MIN Desa Gampong Mutia Kecamatan Langsa Kota -Kota Langsa Aceh. di Mana Pengakuan dari Saudara AMBRI Sendiri Wali dari Kairulnisa pada tahun 2021 pernah Mendapatkan Uang Tersebut Namun diPotong Oleh Pihak Guru. Adapun Jumlah Semestinya yang di Trimanya Sebesar Rp450.000(empat ratus ribu rupiah) Sementara yang di Terimanya Sebesar Rp.200.000(dua ratus ribu rupiah) dan Beliau Menambahkan Kembali Mengenai Pengambilan Uang Dana PIP Tersebut. Adapun Prosesnya, Buku Rekening Bank yang Seharusnya di Miliki Oleh Seorang Siswi Tetapi di Pegang Oleh Kepala Sekolah dan di Ambil Buku Tersebut Apabila Bantuan PIP Keluar dan itupun yang Mengambilnya Oknum Kepala Sekolah di Bank BRI Kemudian dari Kepala Sekolah di Berikan Kepada Wali Kelas Masing-Masing Barulah di Bagikan Kepada Wali Murid yang Menerima Bantuan tersebut.
Ditempat terpisah dilain sekolah di wilayah Kota Langsa sendiri masih ada yang pernah kejadian Serupa mengenai bantuan PIP atau Program indonesia Pintar. Disini kejadiannya pada sekolah SMP Negri 4 Langsa. Dimana saudara AS Pernah mengalami anaknya Hilanga bantuan
PIP (Progeram Indonesia Pintar) tersebut pada tahun 2020. Disini malah uangnya untuk anaknya hilang sama sekali dikarenakan pemeindahan Program Bank BRI Konvensional dì Pindahkan ke Bank Syari’ah Indonesia Atau Bank BSI (ini Program dari Propinsi Aceh) Namun sewaktu ditarik uang tersebut harus Pergi ke Bank BRI Konvensional Propinsi Medan karena hanya Propinsi Medan lah yang masih Mempunyai Bank BRI Konvensional atau masih satu jalur cara pembayaran Dana program Indoneaia Pintar (PIP) tersebut. Sementara Aceh Berubah menjadi BANK Syari’ah Indonesia. Dan Perlu di Ketahui Bersama Salah Satu Bank Propinsi Aceh Pernah Mengalami Musibah Kebakaran Namun hal itu tidak ada yang termakan Korban jiwa dari Peristiwa tersebut. Dan Perlu siketahui Bersama Program Indonesia Pintar tersebut Salah satunya Program dari Pemerintah Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa Berbentuk Dana dan Dana itu Langsaung di Bagikan Kerekening Siswa yang Membutuhkan diseluruh indonesia.
03/ 09 /2023. zulfadli.



