Tebing Tinggi, Bhayangkaranews24 . Id – Akibat lemahnya pengawasan dari pihak sekolah SMK Negeri 3 Tebing Tinggi sehinggah pada saat jam istirahat siswa dan siswinya bebas berkeliaran keluar pagar dari sekolah, dampak dari bebasnya tersebut terutama bagi para siswa sehinggah muda melakukan pelanggaran yang tidak terpuji di duga ada beberapa siswa yang merokok di tempat parkiran di luar sekolah.10/1/2025 Tebing Tinggi .

Sangat di sayangkan akibat dari kejadian tersebut dari beberapa orang siswa yang terlibat melakukan pelanggaran pada hari Selasa tanggal 7/1/2025 tersebut akhirnya pihak sekolah memangil beberapa orang tua siswa untuk dapat hadir di sekolah SMK Negeri 3, dan baru dapat di hadiri oleh salah satu orang tua siswa pada tanggal 9/1/2025 untuk penjelasan dari pihak sekolah tentang pelanggaran yang di lakukan siswanya.

saat di konfirmasi oleh awak media bhayangkaranews24.id orang tua siswa mengatakan pihak sekolah membuat keputusan perjanjian pernyataan di atas matray apa bila siswa yang melakukan pelanggaran lagi di berikan sangsi tegas pemecatan di keluarkan dari sekolah SMK Negeri 3, orang tua siswa tersebut sangat menyesalkan dan menyayangkan dengan keputusan dari pihak sekolah yang seharusnya di berikan teguran, pembinaan atau hukumnya yang bisa membikin efek jerah bagi siswanya yang melanggar peraturan, bukan sangsi yang berat dengan pemecatan” Pungkas orang tua siswa.

Salah satu siswa yang melakukan pelanggaran tersebut selama ini berprilaku baik, sopan dan pendiam di sekolahnya dan juga di kampungnya di kenal oleh masyarakat sebagai pemuda yang Sholeh rajin beribadah, saat di tanya oleh awak media mengatakan saya hanya di ajak teman – teman dan coba – coba saja pak, bukanya saya sudah kecanduan merokok dan saya sangat menyesal bikin kecewa orang tua dan pihak sekolah para guru yang telah membimbing saya, kenapa hal ini bisa terjadi saya telah melanggar peraturan sekolah dan saya sudah meminta maaf kepada pihak sekolah dan orang tua saya, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi ” ucapnya.

Orang tua salah satu siswa juga berharap agar sangsi yang di berikan oleh pihak sekolah bagi yang melanggar peraturan siswa dan siswinya di sama ratakan tidak terjadi tebang pilih nantinya yang melanggar peraturan harus di tindak tegas juga, dan kedepannya saya berharap pihak sekolah SMK Negeri 3 lebih mengawasi lagi siswa dan siswinya pada saat jam istirahat agar tidak terjadi lagi dampak buruk yang bisa melanggar peraturan sekolah sehinggah bisa merugikan bagi siswa dan siswinya” pungkasnya.(Ar)