BhyakaranaNews24.Labura,Sumut. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) beserta koordinator ppl kecamatan Kampung Mesjid Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), dan juga desa teluk pie diduga lakukan pungutan liar sebesar Rp 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah), terkait penyaluran mesin pompa air dengan alasan permintaan Dinas. Senin (20/01/2025).Kelompok tani Kelurahan Kampung Masjid yang menerima bantuan mesin pompa air merk shark dari Dinas Pertanian Labura berjumlah enam kelompok tani dengan masing masing kelompok tani memperoleh rata rata empat unit mesin pompa air merk shark guna mendukung program Pemerintah tentang ketahanan pangan Nasional.Namun sangat disayangkan, penyerahan bantuan mesin pompa air untuk membantu kelompok tani mengairi sawah saat musim kemarau. Para Ketua kelompok tani yang menerima mesin pompa air, dimintai uang sebesar Enam Ratus Ribu Rupiah oleh Oknum PPL Kelurahan Kampung Mesjid serta ppl desa teluk pie dan. Koordinator ppl kecamatan inisial wdn. Dengan alasan permintaan Dinas.
Salah seorang Ketua kelompok tani yang tidak ingin disebut namanya membenarkan telah menerima bantuan mesin pompa air pada 6 Januari 2025 ini.
“Namun, setelah itu kami dimintai uang oleh oknum PPL Kelurahan Kampung Mesjid sebesar Enam Ratus Ribu Rupiah, yang katanya untuk Dinas dan kami memberikan uang itu secara langsung kepada inisial Desi pada Jum’at 10 Januari 2025 siang di Rumahnya”, ungkapnya. Seorang Ketua kelompok tani itu juga meminta, agar perbuatan Pungli yang dilakukan Okmon PPL dan koordinator ppl itu untuk diviralkan
“Tolong bantu viralkan ya bang, biar ditangkap oknum yang pungli itu dan tolong bantu kami pak para petani ungkap ketua kelompok tani. Isu lain yg yg di ungkap oleh ketua kelompok tani seluruh kecamatan kualuh hilir bahwa ada kutipan liar tentang bantuan yg 900 ribu dipotong oleh ppl dan koordinator ppl kecamatan. Mahal nya harga pupuk subsidi di kecamatan kualuh hilir Labura di sebabkan ada nya kutipan liar yang dipatok oleh ppl dan koordinator ppl kecamatan sebesar 4000 persak yg di minta oleh oknum ppl dan koordinator ppl melalui M kios pupuk. Untuk itu kami masyarakat kualuh hilir khusus nya berharap bapak Kapolri dan Mentri pertanian bertindak untuk menegakan keadilan untuk para petani di kualuh hilir. Oknum ppl dan koordinator kecamatan udah sering kali di viralkan namun belum ada tindakan yang di lakukan oleh dinas pertanian kabupaten Labura mohon kepada aparatur penegak hukum pertindak demi rakyat serta para petani padi. AA068
Diduga Kutipan Liar Di Dinas Pertanian Labura Oleh Oknum PPL Kecamatan…
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

