DPRD Kabupaten Pasuruan,Mengumumkan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023.

Pasuruan-bhayangkaranews24.id,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan telah mengumumkan hal itu melalui keputusan DPRD Kabupaten Pasuruan Nomor 16 tahun 2023 dalam rapat paripurna yang digelar pada Senin (7/8/2023).

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan mengumumkan usulan pemberhentian itu sebagaimana Diktum Kesatu sebagai syarat untuk pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan sejak tanggal 24 September 2023.

Masa jabatan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, rupanya tinggal menghitung hari. Bulan depan, jabatan Irsyad dan Wakilnya Mujib Imron, akan berakhir sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Gus Irsyad menjadi Bupati Pasuruan, selama 2 priode. Yang pertama, Irsyad didampingi Riang Kulup Prayudana atau Gagah sebagai wakilnya. Mereka berdua dilantik sebagai Bupati dan wakil Bupati sejak bulan Juli 2013 hingga Juli 2018.

Pecalonan kedua, Irsyad tak lagi bersama Gagah. Dia maju bersama tokoh islam bernama Mujib Imron. Saat itu Irsyad terlihat seperti pemain politik pilih tanding. Irsyad dan pasangannya memborong hampir seluruh partai, mulai dari PKB, NasDem, Golkar, Gerindra, PPP, PKS, Hanura, hingga PDIP.

Dia tak menemukan lawan sejati, yang muncul hanya kotak kosong. Dalam pertarungan itu, pasangan Irsyad Yusuf dan Mujib Imron menang telak dari Kotak Kosong. Sehingga, Irsyad kembali pimpin Kabupaten Pasuruan sampai September 2023. Kabar terbaru, Irsyad Yusuf bakal mencalonkan diri sebagai DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Di penghujung kepemimpinannya, irsyad tertimpa group band KOTAK yang manggung di RSUD Bangil. Irsyad dikritik natizen, Ulama bahkan sejumlah aktivis karena dianggap tak peka dengan situasi.

Saat paripurna Senin (07/08) kemarin, Irsyad Yusuf berpamitan kepada semua anggota dewan dan masyarakat Pasuruan. Dia sempat menyelipkan sebuah doa agar dirinya dan Mujib Imron Husnul Khotimah diakhir jabatannya.

Mewakili RSUD Bangil, Irsyad minta maaf bila ada acara yang dianggap kurang pas. Dia menjelaskan, tujuan acara tersebut untuk ajang promosi dan apresiasi tenaga kesehatan di RSUD Bangil.

“Saya mewakili RSUD meminta maaf karena itu bagian tanggungjawab saya dan wakil Bupati.” Pungkas Bupati Pasuruan.(Hery277)