Kediribhayangkaranews24.id, Haul ke-16 Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), digelar dengan konsep berbeda di Kampung Family. Kegiatan yang diprakarsai oleh Cak Ofi, owner Kampung Family Kediri dan Jakarta Selatan, ini tidak hanya menjadi ajang doa dan peringatan, tetapi juga diwujudkan dalam gerakan kebudayaan, solidaritas sosial, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

 

Cak Ofi menegaskan, peringatan haul Gus Dur tahun ini dirancang lebih inklusif dan membumi. Salah satu bentuknya adalah dengan melibatkan para seniman yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan dan merawat semangat Indonesia yang majemuk namun tetap satu.

 

“Haul Gus Dur ke-16 ini memang kami adakan dengan cara berbeda. Kami mengundang para seniman yang selama ini ikut menjadi bagian dalam menjaga dan merawat Indonesia,” ujar Cak Ofi kepada awak media.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama untuk almarhum KH Abdurrahman Wahid sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang dikenal sebagai tokoh pluralisme, moderasi beragama, serta nasionalisme religius.

 

“Gus Dur adalah tokoh pluralisme, tokoh moderat, dan nasionalis religius. Doa bersama ini kami gelar sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas keteladanan beliau,” tambahnya.

 

Tak berhenti pada kegiatan seremonial, haul ini juga diisi dengan berbagai aksi sosial. Panitia menyiapkan pembagian 2.025 porsi makan gratis kepada masyarakat, selaras dengan momentum haul ke-16 Gus Dur. Menu yang disajikan berupa rawon Kampung Family dan bakso, sebagai sajian khas yang dekat dengan lidah rakyat.

 

“Kami juga ingin berbagi 2.025 porsi makan gratis, termasuk rawon Kampung Family dan bakso untuk masyarakat,” jelas Cak Ofi.

 

Selain itu, panitia turut menggelar gerakan sembako murah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, Kampung Family juga menyediakan ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tanpa dipungut biaya sama sekali.

 

“Kami menyiapkan tempat UMKM gratis, tidak bayar sama sekali. Harapannya, kegiatan ini bisa memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

 

Dengan memadukan doa, seni, gerakan UMKM, sembako murah, serta pembagian rawon Kampung Family 2.025 porsi, haul ke-16 Gus Dur di Kampung Family diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang, tetapi juga menjadi wujud nyata penerusan nilai-nilai perjuangan Gus Dur: kemanusiaan, kebersamaan, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

 

(AM-212)