Jakarta Selatan – Bhayangkaranews24.id, Gelombang doa dan harapan untuk perdamaian dunia akan menggema dalam agenda bertajuk Istighosah Kubro, yang rencananya digelar pada Sabtu, 4 April 2026, di Kampung Family, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk ikhtiar spiritual umat Islam dalam memohon kebaikan global, khususnya untuk perdamaian dunia dan situasi di Iran.
Acara ini diselenggarakan oleh dua elemen umat, yakni Majelis Ulama Nusantara (MUN) dan Barisan Ksatria Nusantara (BKN), dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting serta diikuti oleh jamaah lintas wilayah, bahkan disiarkan secara langsung untuk menjangkau umat Islam di berbagai negara.
Sebagai tuan rumah sekaligus penggagas, Muhammad Rofi’i Mukhlis, yang akrab disapa Cak OFi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan bagian dari gerakan spiritual untuk memperkuat solidaritas umat dan mengetuk pintu langit melalui doa bersama.
“Istighosah ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap kondisi dunia. Kita ingin menghadirkan energi doa yang kuat, agar Allah SWT memberikan kedamaian bagi seluruh umat manusia,” ujar Cak OFi, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BKN serta owner Kampung Family yang memiliki cabang di Lebak Bulus, Jakarta Selatan dan Kediri, Jawa Timur.
Acara ini juga akan dihadiri oleh ulama dan intelektual Muslim, KH. Alawi Nurul Alam, yang dikenal sebagai penulis produktif dengan karya-karya yang banyak mengulas fiqh kontemporer serta kajian ilmiah terkait nasab Ba’alawi. Kehadiran beliau diharapkan memberikan pencerahan intelektual sekaligus memperkuat dimensi keilmuan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sesi ceramahnya, KH. Alawi Nurul Alam dijadwalkan menyampaikan tausiyah yang mengaitkan antara dinamika global dengan tanggung jawab spiritual umat Islam, serta pentingnya memperkuat keilmuan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai persoalan zaman.
Selain dihadiri secara langsung oleh jamaah, kegiatan ini juga akan disiarkan melalui live streaming, sehingga dapat diikuti oleh jutaan umat Islam lintas bangsa dan negara. Hal ini menunjukkan bahwa dakwah tidak lagi terbatas ruang dan waktu, melainkan mampu menjangkau audiens global secara real-time.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian global, Istighosah Kubro di Kampung Family ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual umat, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat moderasi dan perdamaian dunia melalui pendekatan keagamaan yang sejuk dan penuh hikmah.
Acara ini terbuka untuk umum, dengan harapan semakin banyak umat yang terlibat dalam doa bersama demi terwujudnya dunia yang damai, adil, dan penuh keberkahan.
(AM-212)



