Desa Muncung, 11 Januari 2025bhayangkaranews24.id, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Islamiyah 1 Muncung menggelar kegiatan Kemah Bareng yang melibatkan siswa dari dua ekstrakurikuler, yakni Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu, 10-11 Januari 2025, di Kampung Muncung, Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan tujuan untuk memberikan edukasi serta pengalaman praktis bagi siswa-siswi yang terlibat.

Kegiatan Dimulai dengan Penuh Semangat

Kemah Bareng dimulai pada hari Jumat, 10 Januari 2025, pukul 13.00 WIB, dengan kegiatan yang melibatkan seluruh peserta dari Pramuka dan PMR. Dalam perkemahan ini, para siswa diajak untuk belajar tentang pentingnya kerjasama, kepemimpinan, dan keterampilan hidup melalui berbagai kegiatan yang menyatu antara dua organisasi ekstrakurikuler ini.

 

Kegiatan ini juga dirancang untuk mengembangkan keterampilan fisik dan mental para peserta, dengan memadukan berbagai jenis latihan yang melibatkan praktek langsung di alam terbuka. Para siswa dilatih dalam berbagai kegiatan seperti mendirikan tenda, kegiatan api unggun, hingga permainan yang menguji keterampilan dan kerjasama antar anggota kelompok.

 

Edukasi Kepemimpinan dan Kesehatan

Selain kegiatan yang melibatkan ketangkasan fisik, Kemah Bareng juga menghadirkan sesi edukasi yang sangat bermanfaat bagi para peserta. Salah satunya adalah pelatihan mengenai pertolongan pertama dalam situasi darurat yang diberikan oleh anggota PMR. Dalam pelatihan ini, siswa diajarkan cara-cara memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan ringan hingga berat, serta bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda kegawatdaruratan.

 

Sementara itu, kegiatan dari Pramuka lebih menekankan pada pembentukan karakter dan semangat gotong royong. Para siswa juga dilatih untuk bekerja sama dalam tim, mendengarkan instruksi dengan baik, dan mengambil keputusan dalam situasi yang membutuhkan kerjasama kelompok.

 

“Saya merasa senang bisa ikut kegiatan ini karena selain belajar banyak tentang kepemimpinan dan kesehatan, saya juga bisa lebih dekat dengan teman-teman dari ekstrakurikuler Pramuka. Kami belajar banyak tentang cara mengatasi masalah bersama-sama,” ujar Nurul Fasli ” salah satu peserta dari PMR.

 

Keterlibatan Orang Tua dan Dukungan Masyarakat

Kepala MI Al-Islamiyah 1 Muncung, Endri Istiningati,S.pd. mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan keterampilan hidup dan pendidikan karakter siswa. “Kami berharap kegiatan Kemah Bareng ini dapat menjadi wahana pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa. Semoga pengalaman yang mereka dapatkan di perkemahan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Kegiatan Kemah Bareng ini tidak hanya melibatkan siswa dan guru, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari orang tua serta masyarakat setempat. Beberapa orang tua hadir untuk mendampingi anak-anak mereka dan memastikan agar kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Mereka juga turut membantu dalam beberapa kegiatan, seperti menyiapkan konsumsi dan memastikan keselamatan anak-anak.

 

Menurut salah satu orang tua,Nazwa, kegiatan perkemahan seperti ini sangat bermanfaat bagi perkembangan anak-anak. “Kami mendukung penuh kegiatan ini karena selain memberikan edukasi langsung, anak-anak juga diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab dalam suasana yang menyenangkan,” ujarnya.

 

Penutupan dan Harapan ke Depan

Setelah dua hari penuh dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, Kemah Bareng ditutup pada hari Sabtu, 11 Januari 2025, dengan upacara penutupan yang dihadiri oleh seluruh peserta, guru, dan orang tua. Dalam upacara tersebut, panitia memberikan penghargaan kepada kelompok yang menunjukkan semangat kerjasama dan kepemimpinan terbaik selama kegiatan berlangsung.

 

Kepala MI Al-Islamiyah 1 Muncung, Endri istiningasti,S.pd, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan keterampilan hidup dan pendidikan karakter siswa. “Kami berharap kegiatan Kemah Bareng ini dapat menjadi wahana pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa. Semoga pengalaman yang mereka dapatkan di perkemahan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Kesimpulan

Kemah Bareng yang dilaksanakan oleh MI Al-Islamiyah 1 Muncung pada 10-11 Januari 2025 ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para siswa. Selain memperoleh keterampilan praktis dan edukasi tentang kesehatan, para siswa juga belajar nilai-nilai penting seperti kerjasama, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya bisa didapatkan di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan luar ruangan yang mendidik dan menyenangkan.

 

(madhani saputra,122)