Sukabumi jawabaratbhayangkaranews24.id-
DPRD Kabupaten Sukabumi dalam Reses ke satu tahun sidang 2025 oleh Ferry Supriyadi, S.H selaku Ketua Komisi IV dari partai Golkar di aula Kelurahan Cibadak Kecamatan Cibadak diikuti dengan antusias oleh warga, Selasa (11/02/2025).

Hadir pada kesempatan tersebut Lurah Cibadak, Forkopimcam, tokoh masyarakat , serta undangan lainnya.
Lurah Cibadak Ridwan K menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta anggota DPRD dan undangan yang telah hadir.
“Semoga langkah kita ke tempat ini dalam mengikuti reses dapat memberi manfaat untuk kita semua dan menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang beljm terealisasi”, harapnya

Seperti diketahui Kelurahan Cibadak merupakan barometer kabupaten Sukabumi, dengan jumlah penduduk sebanyak 32 ribu, meliputi 130 keRTan dan 29 RW, tentu memiliki persoalan yang kompleks, salah satunya anggaran kelurahan yang tidak berimbang dengan jumlah penduduk.

“Dengan anggaran yang lebih kecil dari anggaran desa, kelurahan Cibadak bahkan tidak memiliki mobil siaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat”, ungkap Ridwan

Sementara itu Ferry Supriyadi menanggapi segala aspirasi masyarakat dan berjanji akan senantiasa amanah kepada masyarakat yang telah memberikan suara kepadanya.
“Sistem penyerapan aspirasi dilakukan melalui Musdes, kemudian Musrencam dan diputuskan pada Musrenbang tingkat Kabupaten dengan program skala prioritas tahun 2026 dapat terealisasi”, ungkapnya.

Sementara itu menurut Ferry, tujuan diadakannya reses adalah untuk menyisir usulan yang belum tersampaikan pada tahapan musrenbang, untuk dapat diakomodir walaupun realisasinya pasti bertahap.
Lebih jauh Ferry berjanji akan mendorong Disbudpora untuk melakukan kajian terhadap cagar budaya yang ada di kelurahan Cibadak agar dapat mendongkrak PAD . Selain itu pihaknya akan mendata ulang masyarakat penerima BPJS KIS dengan menggandeng pihak lain yang tidak diintervensi agar datanya benar-benar valid.

” Berdasarkan data BPS, Kabupaten Sukabumi memiliki populasi penduduk 2,8 juta jiwa dan yang sudah tercover BPJS ada 1,8 juta jiwa, artinya 7, 25℅ masyarakat sudah mendapat fasilitas BPJS . Akan tetapi fakta di lapangan jumlah tersebut banyak yang tidak tepat sasaran. Oleh karena, kami akan segera lakukan pendataan ulang”, tutupnya

Kabiro:Doels
Wartawan:Rab Ripaldo