Layanan baru Eletronika Central Steril Supply Departemen ( ECSSD) ,RSUD BANGIL Pasuruan
Pasuruan – Bhayangkaranews24.id,RSUD Bangil menampilkan inovasi baru yang mana sangat bermanfaat dan berguna untuk masyarakat kabupaten pasuruan.Dengan inovasi yang di beri nama Elektronik Central Sterile Supply Department (e-CSSD) adalah aplikasi yang digunakan untuk mengetahui keluar masuk alat-alat medis yang akan disterilkan, sehingga terekam secara jelas dan akurat.
Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, melalui Kabid Penunjang, Didik Mariyono mengatakan aplikasi e-CSSD sudah dibuat sejak tahun 2020 lalu. Layanan CSSD RSUD Bangil ini meraih juara kedua dalam ajang Hero Awards 2023 yang diselenggarakan Indonesia Central Sterilization Association (I-CSPA ) untuk kategori Instalasi Sterilisasi Pusat (CSSD) tingkat nasional.
Didik Mariyono selaku Kabid Penunjang,menyampaikan bahwa RSUD Bangil terus membuktikan sebagai rumah sakit pemerintah yang tak kalah dengan rumah sakit swasta. Bahkan, terus mengeluarkan inovasi yang tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.layanan e-CSSD, bahwa alat medis yang digunakan untuk segala jenis tindakan medik ke tubuh pasien RSUD Bangil cukup banyak, Rabu (19/10/2023).
Alat medis ini yang digunakan untuk operasi atau tindakan medis lainnya. Setelah itu dilanjutkan serah terima secara manual, pengecekan satu per satu alat sesuai dengan yang dikirim.
alat tersebut diproses di ruangan dekontaminasi, dipilah, dilihat satu-satu apakah berkarat atau tidak, barulah dilanjutkan cleaning manual ataupun automatik.proses sterilisasi secara manual melalui perendaman dan pembilasan, maupun otomatis dengan mesin washer desinfectopr dan ultrasonic. Hasilnya, alat tersebut sudah steril dari kuman atau bakteri.
Setelah itu ada pengecekan ulang kering tidaknya alat-alat tersebut baru didiamkan dengan suhu ruangan, diinspeksi satu satu dengan menggunakan magnifiying alias kaca pembesar.
Barulah kemudian disetting, pengemasan packing dengan diberi indikator kimia, fisika atau biologi, dicheck list, ditutup, dikasi indikator, dan proses akhir sterilisasi, kata Didik Mariyono.( Hery BN24-277)


