Pasuruan – bhayangkaranews24.id
Kamis malam Suasana di pasar Baru Pandaan tiba -tiba mencekam dan mengerikan akibat munculnya api dari salah satu kios. Sontak para pedagang sayur dan pembeli seketika berlarian dan berhamburan keluar pasar karena ada kobaran api seketika membesar dan merambat ke lapak pedagang sayur yang saat itu ramai pembeli. Kamis Malam,29-08-2025.
Wati salah satu pembeli pasar sayur mengaku terkejut dengan adanya api yang muncul tiba-tiba dan langsung membesar menjalar ke lapak sayur.
“Enak enak belanja sayur, tiba tiba ada kebakaran. Sontak saya sama pembeli lainnya langsung menjauh dan menghindari , karena api cepet membesar dan menjalar ke lapak sayur,” ungkap wati
Mariana (mbak ana) pedagang ayam mengatakan, bahwa api tiba-tiba muncul dari salah satu kios dan cepat membesar menjalar ke lapak sayur.
“Apinya dari lapak warung. Berada di tengah sisi sebelah selatan. Api langsung membesar dan menjalar ke bangunan sekitarnya,” ungkap mariana
Melihat kejadian itu, semua para pedagang langsung menutup lapak dan tokonya dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya yang di bantu warga sekitar.Tak lama berselang, empat unit damkar tiba di lokasi. Yakni tiga unit damkar dari Pemkab Pasuruan dan satu unit dari PT. Gudang Garam.
Tim damkar pun langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.00 malam. Petugas lantas melakukan pembasahan.
Di lokasi kejadian, sejumlah instansi terkait mendatangi pasar Baru Pandaan.
Plt kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Mita Kristiani saat di dilokasi menjelaskan, untuk keseluruhan jumlah lapak maupun kios masih di data. Mungkin kami akan segera lakukan koordinasi.Jumlah pastinya untuk kios dan lapak yang terbakar masih kami inventarisir. Akan segera dilakukan koordinasi secepatnya,” ucap Mita Plt Disperindag
Kepala Pasar Pandaan Budi menjelaskan, ada sekitar 10 kios yang permanen dan kurang lebih 35 lapak yang terbakar dan kebakaran ini belum bisa di pastikan berasal darimana muncul nya api dan sambil nugu hasil dari penyelidikan.kata Budi
“Untuk bangunan yang terbakar ada 8 toko atau kios, dan sekitar 35 lapak. Nantinya kami akan koordinasi dengan pimpinan. Agar bangunan dan Lapak yang terbakar bisa segera di anggarkan oleh pemkab Pasuruan. Sehingga para pedangan bisa berjualan kembali,” tuturnya. (HR-277)



