Tulang Bawang Barat-bhayangkaranews24.id-Masarakat dan aparatur tiyuh/desa Indraloka Jaya, kecamatan Way Kenanga , Kabupaten Tulang Bawang Barat Lampung kembali lakukan swadaya memperbaiki jalan desa.

 

Kegiata swadaya perbaikan jalan desa sepanjang kurang lebih 500 meter yang diratan dengan sasbes,terpantau oleh wartawan media ini dimulai dari Suku 04 tugu peluru hinga Suku 05 depan balai desa.

Sinergi masarakat dan aparatur desa Indraloka jaya dilaksanakan minggu malam ( 11/6/2023 ) dari mulai pukul 23,00 WIB sampai pukul 1,00 WIB dan berlanjut pada Senen pagi ( 12/6/2023 ) pukul 9,00 WIB hinga selesai.

 

Bukan hanya saat ini saja senergi masarakat, tokoh masarakat, pengusaha pelaku pebisnis yang berada di desa Indraloka Jaya dengan aparatur desa sinergi berswadaya membenahi infrastruktur,beberapa bulan lalu swadaya dilakukan dan menghasilkan terbangunnya jembatan yang putus yang menghabat mobilitas masarakat, jembatan putus tersebut berada diperbatasan antara suku 04 dan suku 05 menuju suku 02 dan Suku 01 akses fital khususnya jalan untuk masarakat yang berfrovesi sebagai petani mengeluarkan hasil bumi,yang angarannya takkurang dari Rp 80,000,000

Disusul kembali berswadaya membangun gorong-gorong jebol yang berada disuku 04 yang menelan angaran tak kurang dari Rp 30,000,000 seluruh pembangun infrastruktur dilakukan secara berswadaya dari para pelaku pebisnis dan pengusaha sebagai donatur masarakat sebagai tenaga kerja dan aparatur desa pelaksana program swadaya.

 

Ahmad Suwito kasi perencana pembangunan desa Indraloka Jaya yang pada saat itu ditemui wartawan berada dilokasi dan terlibat langsung bersama masarakat bergotong royong ikut serta dalam memperbaiki jalan mengatakan,

 

” Saya sangat bersukur dan bayak berterimakasih terutama kepada tokoh masarakat dan pengusaha serta pelaku pebisnis yang berada didesa ini,sudah sukarela memberikan dorongan materi dan tenaganya untuk berusaha sinergi dengan masarakat dan aparatur desa, berupaya bersama memikirkan agar infrastruktur yang rusak didesa kita ini pelan pelan bisa diperbaiki dengan swadaya,kalau pun ada yang kurang pas pro dan kontra dipemeritahan itu hal yang wajar mas,kita ini manusia bayak kekurangannya ketimbang kesempurnaannya.”ucapnya.

 

prilaku kebersamaan dan sinergi yang patut dicontoh,bahwa tak perlu bayak bertanya infrastruktur rusah atau hancur itu tangung jawab siapa,pemeritah desa atau kabupaten akan tetapi jika kesadaran kebersamaan dan sinergi tercipta dari masing-masing individu masarakat tidak mungkin sebuah gagasan yang baik untuk kepentingan bersama tidak terlaksana, bahkan jalan rusak jembatan putus dan gorong-gotong ambrol yang seharusnya diperbaiki dari dana yang diangaran dari pemeritah kabupaten Tulang Bawang barat, mampu terealisasi perbaikannya hanya dengan swadaya.

 

Seperti yang disampaikan salah satu tokoh masarakat indraloka Jaya bapak Parno Joyo yang saat itu melakukan penaburan sasbes dijalan berbatu dan bergelombang hinga larut malan kurang lebih pukul 23,30 WIB,

 

” Yaa mas kami lebur bergotong royong malam-malam kuatir besok pagi kami tidak bisa ikut bergotong royong karena dari masing-masing kami siyang hari mempuyai kesibukan yang tak dapat ditingalkan, dan juga kalau secepatnya penaburan sasbes ini dikerjakan akan mempelancar siapa saja yang melewati jalan ini terutama para ibu-ibu yang antar jemput anak sekolah juga aparatur desa siapa tau ada pejabatan dari kecamatan dan kabupaten berkunjung atau sidak ke balai desa kita,sudah tidak melewati jalan bergelombang lagi.”pungkas Parno Joyo.

Junaedi,SH