Medan 0
Bhayangkaranews24.id- Masyarakat di seputaran Danau Siombak merasa senang karena Kementrian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS) Sumut II karena sudah melakukan Penanganan revitalisasi Danau Siombak merupakan tahap awal sepanjang 1.350 meter di Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Rabu.19/03/2025.

Danau Siombak bisa menjadi destinasi wisata alam yang terletak di Jalan Pasar Nipon, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, kini telah rampung direvitalisasi dan memasuki tahap pemeliharaan. Revitalisasi ini mencakup pembangunan tanggul sebagai upaya penanganan banjir rob di Belawan serta perbaikan lingkungan dan kualitas air.
mengatasi permasalahan banjir rob, sampah, kualitas air, serta sedimentasi. Pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria teknis dan lingkungan, yang mencakup:
* Pekerjaan persiapan
* Pembangunan check dam
* Pembangunan dinding beton
* Normalisasi danau
Seorang warga Paya Pasir yang ditemui di lokasi, As, menyampaikan apresiasi atas pembangunan tanggul yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra II Medan.
“Masyarakat merasa senang dan bahagia dengan dibangunnya tanggul ini. Kami berharap pembangunan terus berlanjut hingga tahap akhir, termasuk kolam retensi, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution serta Wali Kota Medan yang telah melanjutkan proyek ini
“Pemerintah Kota Medan Dukung Revitalisasi:
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Camat Medan Marelan, Alkausar Deasya, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Medan mendukung penuh program revitalisasi Danau Siombak dan mengapresiasi Kementerian PUPR serta BBWS Sumatra II Medan.
“Revitalisasi ini penting untuk kepentingan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk menjaga dan merawat area Danau Siombak agar tetap lestari serta dapat dikembangkan sebagai objek wisata,” ungkapnya.
Dengan selesainya tahap awal revitalisasi, masyarakat berharap agar pembangunan kolam retensi segera terealisasi demi optimalisasi fungsi tanggul dalam mencegah banjir rob. Pengelolaan danau yang tepat akan memastikan keberlanjutan manfaat bagi lingkungan dan warga sekitar.
(n4g)



