PASURUAN, Bhayangkaranews24.id  – Operasi Yustisi TNI 2026 menegaskan komitmen Polisi Militer TNI dalam membangun prajurit yang sadar dan taat hukum, serta profesional dalam melaksanakan tugas untuk rakyat menuju Indonesia maju. Kegiatan ini mengusung tema, “Dengan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 Kita Wujudkan Prajurit TNI yang Sadar dan Taat Hukum serta Profesional dalam Melaksanakan Tugas untuk Rakyat Menuju Indonesia Maju.”

Operasi ini menyasar peningkatan disiplin, kepatuhan hukum, dan tata tertib di lingkungan TNI melalui pendekatan yang humanis, tepat sasaran, serta menjunjung nilai ksatria, bijaksana, adil, dan berwibawa. Polisi Militer melaksanakan kegiatan ini secara mandiri maupun gabungan di wilayah hukum masing-masing Pom Angkatan.

Sasaran Humanis dan Tepat Sasaran

Polisi Militer menekankan pelaksanaan operasi secara tertib, aman, dan lancar. Komando menyiapkan personel untuk bertindak profesional serta mengedepankan langkah preventif dan edukatif. Petugas memberikan pemahaman langsung kepada prajurit dan ASN di lingkungan TNI terkait aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui operasi ini, pimpinan berharap seluruh prajurit memiliki pemahaman yang sama tentang peraturan perundang-undangan serta konsekuensi hukum atas setiap pelanggaran. Aparat juga melakukan pemeriksaan administrasi dan identitas sebagai bagian dari pengawasan rutin guna mencegah potensi pelanggaran sejak dini.

Tingkatkan Disiplin dan Cegah Pelanggaran

Operasi Yustisi TNI 2026 juga menargetkan peningkatan kepatuhan hukum baik secara perorangan maupun satuan. Polisi Militer memberi perhatian khusus pada pelanggaran seperti judi online, penyelundupan orang, hewan, tumbuhan, serta peredaran barang terlarang lainnya.

Selain itu, komando menegaskan komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan TNI. Melalui pengawasan ketat dan penindakan tegas, institusi ingin menciptakan prajurit yang berjiwa patriot, profesional, modern, dan tangguh. Langkah ini sekaligus memperkuat citra TNI sebagai institusi yang bersih dan berintegritas.

Pimpinan juga mendorong pembentukan karakter prajurit yang bermoral, loyal, dan berdedikasi tinggi. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi serta penyimpangan lainnya di lingkungan TNI.
Wujudkan Profesionalisme Menuju Indonesia Maju

Operasi Yustisi bukan sekadar penegakan aturan, tetapi juga bagian dari pembinaan internal untuk memperkuat soliditas dan kredibilitas TNI di mata publik. Dengan disiplin yang terjaga, prajurit dapat menjalankan tugas pertahanan dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.

Melalui pelaksanaan Operasi Yustisi TNI 2026, Polisi Militer menegaskan bahwa penegakan hukum berjalan seiring dengan pembinaan moral dan profesionalisme. Langkah ini diharapkan memberi dampak positif terhadap stabilitas internal institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan prajurit TNI yang disiplin, berintegritas, dan siap mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia maju. (HR)