foto: Kegiatan rembuk stunting
MINSEL -bhayangkaranews24.id – Dalam rangka melaksanakan pencegahan dan penanganan stunting, maka pemerintah desa Lopana kecamatan Amurang Timur kabupaten Minahasa Selatan, melaksanakan Rembuk Stunting.
Kegiatsn ini dilaksanakan di gedung Balai pertemuan Umum, dan dibuka oleh srkretaris kecamatan Amurang Timur Novke Pongajou.
Saay membuka kegiatan ini, Novke mengatakan bahwa, saat ini penanganan stunting harus lebih diperhatikan, terutama pada ibu hamil dan ibu menyusui.
Kita ketahui bersama, bahwa asupan gizi bagi ibu hamil dan menyusui, sangat rentan terjadinya stunting bagi anak, ucap nya lagi.
Dihadiri oleh Babinkamtibmas mewalili polsek amurang Brigadir David Maindoka, Dinas KB Sryharni Somba,juga sebagai pembeti materi BPD, Pendping Desa, Hukum tua Desa Lopana Benjamin Polii, dan masyarakat terundang.
Benjamin Polii, selaku hukum tua desa Lopana, dalam sambutan mengatakan bahwa, selaku pemerintah desa, akan tetap berusaha untuk melayani masyarakat, dalam hal ini, ibu hamil dan menyusui, agar bisa mengatasi terjadinya stunting bagi masyatakat terutama bagi anak anak.
Namun tidak menutup kemungkinan juga bagi masyarakat umum, terlebih para anak remaja yang dalam masa pertumbuhan mereka, lanjut Ben.
Dan program ini, pemerintah desa akan tetap bekerjasama dengan Tim penggerak PKK Desa Lopana, sebagai penunjang program yang ada, tutup Benjamin.
Hal tersebut didukung dengan pernyataaan dari pemberi materi dari dinas KB.

foto: Hukum Tua Benjamin Polii serahkan LPJ Ke ketua BPD.
Setelah acarabrembuk stunting selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan musyawarah desa laporan pertamggungjawaban realisasi anggaran APBDes tahun 2024 oleh hukum tua kepada BPD, disaksikan oleh petangkat desa dan masyarakat yang hadir.
Robby.



